Empat Orang Tewas, Puluhan Terluka Akibat Ledakan Bahan Peledak Zionis di Gaza

7 August 2015, 16:24.
Warga Palestina berkumpul di tempat terjadinya ledakan yang menghancurkan sebuah rumah di kamp pengungsi Al-Shabura dekat kota Rafah, selatan Jalur Gaza pada 6 Agustus 2015. Foto: AFP/Said Khatib

Warga Palestina berkumpul di tempat terjadinya ledakan yang menghancurkan sebuah rumah di kamp pengungsi Al-Shabura dekat kota Rafah, selatan Jalur Gaza pada 6 Agustus 2015. Foto: AFP/Said Khatib

KOTA GAZA, Jum’at (Ma’an News Agency | Al Jazeera): Sekitar empat warga Palestina tewas dan lebih dari 43 orang terluka saat bahan peledak yang gagal meledak (unexploded ordnance) dari serangan militer Zionis musim panas lalu tiba-tiba meledak di selatan Jalur Gaza. Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashraf al-Qidra mengungkapkan, bahan peledak itu meledak saat sejumlah pekerja Palestina membantu anggota sebuah keluarga membersihkan puing dari rumahnya yang hancur akibat perang tahun lalu. Kemungkinan bahan peledak jatuh di rumah tersebut saat terjadi serangan udara pada perang tahun lalu.

Sumber medis Palestina di rumah sakit Abu Yousif al-Najjar di Rafah mengungkapkan, empat jenazah dan beberapa korban luka berada di ruang gawat darurat. Para korban yang merupakan satu keluarga telah teridentifikasi, yakni Bakr Hasan Abu Naqira, Abdul-Rahman Abu Naqira, Ahmad Hasan Abu Naqira dan Hassan Ahmad Abu Naqira. Para dokter mengatakan, kemungkinan korban tewas akan bertambah.

Pejabat Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) untuk wilayah Palestina menyatakan, lebih dari 7.000 bahan peledak yang gagal meledak tertinggal di penjuru Jalur Gaza usai perang antara Zionis dan Hamas musim panas tahun lalu. Bahkan sebelum itu, bahan peledak yang gagal meledak dari serangan Zionis tahun 2008-2009 dan 2012 juga menjadi ancaman besar bagi warga Gaza.

Laporan tahun 2012 yang dipublikasikan Kantor Komisi Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia mengungkap, 111 warga sipil dimana 64 di antaranya adalah anak-anak, telah menjadi korban bahan peledak yang gagal meledak antara tahun 2009 dan 2012.* (Ma’an News Agency | Al Jazeera | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Zionis Putus Pasokan Air di Nablus
Akhirnya, Ayah Bayi yang Dibakar Zionis Meninggal Dunia »