Penjajah Zionis Tembak Gadis Palestina di Dekat Masjid Ibrahimi
26 October 2015, 21:15.

Tempat kejadian perkara. Foto: MaanImages
BAYT LAHM, Senin (Ma’an News Agency): Petugas perbatasan Zionis menembak dan membunuh gadis Palestina di dekat Masjid Ibrahimi di Al-Khalil, sebelah selatan Tepi Barat terjajah, kemarin (25/10). Gadis berusia 17 tahun itu bernama Dania Irsheid asal pusat kota Al-Khalil. Juru bicara penjajah Zionis mengatakan, gadis itu ditembak karena petugas Zionis mengklaim melihat “sebuah pisau di tangannya.” Tak ada warga Zionis yang terluka dalam insiden tersebut.
Seorang wanita Palestina yang ada di tempat kejadian mengatakan, ia menyaksikan ketika “para serdadu penjajah menutupi seorang gadis Palestina yang terbaring di tanah berlumuran darah tanpa memberinya pertolongan medis apapun, sebelum ambulans tiba dan membawanya.”

Foto: MaanImages
Saksi mata lainnya mengatakan, ia melihat seorang anak sekolah dengan tas sekolah di punggungnya coba melintasi pos pemeriksaan Zionis di dekat Masjid Ibrahimi. “Seorang serdadu Zionis memintanya mengeluarkan pisau dari tasnya, kemudian seketika serdadu melepaskan tembakan ke udara,” kata saksi mata itu. “Tak lama kemudian anak sekolah itu terbaring di tanah berlumuran darah.”

Foto: MaanImages
Kematian Dania kian menambah jumlah warga Palestina yang dibunuh pasukan Zionis sejak awal bulan ini yang mencapai 57 orang. Meski 29 orang dari jumlah tersebut tewas karena ditembak usai dituduh menyerang warga ‘Israel’, sejumlah tuduhan serangan tersebut diperdebatkan oleh para saksi warga Palestina dan penyelidikan-penyelidikan yang dilakukan kelompok HAM. Karena, para “tersangka” tak bersikap mengancam saat penjajah Zionis mengeksekusi mereka.
Rekaman video sejumlah kasus yang menunjukkan aksi “eksekusi ekstra yudisial” Zionis memunculkan beragam kritik. Menurut kelompok HAM Zionis, B’Tselem, kebijakan “menembak hingga mati” yang didukung oleh para pejabat Zionis telah mendorong tingginya jumlah kematian yang tak perlu.
Beberapa pekan terakhir, jumlah korban meninggal dunia di Al-Khalil meningkat. Tercatat sembilan warga Palestina ditembak mati sejak akhir September –setelah dituduh coba menikam penjajah– dan seorang aktivis Palestina sekarat akibat menghirup gas airmata berlebihan.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
