Luka Tembak Bikin Remaja Palestina Ini Sulit Tidur
17 December 2015, 18:41.

Foto: PIC
BAYT LAHM, Kamis (PIC): Sejak lututnya ditembak penjajah Zionis pada 29 November lalu, Mustafa Eyad Alyan (15) menderita sulit tidur. Mustafa ditembak penjajah Zionis saat dalam perjalanan hendak membeli roti. Ia dibawa ke rumah sakit umum Beit Jala, kemudian dipindahkan ke rumah sakit Asosiasi Arab.
Para dokter mengungkapkan, peluru penembak jitu menembus paha kanannya. Kakak Mustafa, Sa’id, mengungkapkan bahwa rasa sakit akibat luka tembak benar-benar tak tertahankan sehingga Mustafa tak bisa tidur. Setelah menjalani operasi baru-baru ini, Mustafa didiagnosa menderita luka bakar di saraf kakinya. Kondisi itu mengakibatkan rasa sakit yang ia derita kian tak tertahankan. “Adik saya tidak bisa berbaring ataupun berjalan sendiri,” kata Sa’id.
Menurut dokter, Mustafa harus menjalani perawatan selama berbulan-bulan. Keluarga Mustafa mengungkapkan, mereka akan “mengetuk semua pintu” untuk menyelamatkan anaknya. Meski jika itu berarti harus berobat ke luar negeri demi mendapatkan perawatan yang lebih baik. Pihak keluarga meminta seluruh lembaga kemanusiaan untuk membela kasus anak mereka dan menolong Mustafa agar sembuh kembali secepatnya.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
