Penjajah Zionis Akan Rampas 25 Hektar Tanah Warga Palestina di Bayt Lahm

17 December 2015, 18:42.
Foto: MaanImages

Foto: MaanImages

BAYT LAHM, Kamis (Ma’an News Agency): Walikota Bayt Lahm Vera Baboun mengungkapkan, pasukan penjajah Zionis berencana menyita 102 dunam atau sekitar 25 hektar tanah di wilayah Bayt Lahm. Menurut Baboun, selain tanah-tanah di kota Bayt Lahm pasukan Zionis juga berencana menyita tanah-tanah di kawasan Beit Sahour dan Beit Jala. Tanah-tanah rampasan itu akan digunakan untuk membangun permukiman ilegal Yahudi.

Baboun mengatakan, tiga distrik utama di kota-kota Bayt Lahm selama lebih dari 10 tahun telah menerima surat perintah penyitaan tanah dari penjajah Zionis untuk pembangunan tembok pemisah. Distrik di Bayt Lahm telah melawan perintah tersebut di masa lalu, namun kini surat-surat perintah itu menyebutkan ancaman keamanan sebagai sebagai alasan penyitaan.

Penjajah Zionis mulai membangun tembok pemisah dengan tembok-tembok beton, pagar, dan kawat berduri di dalam Tepi Barat terjajah pada tahun 2002 seiring dengan meningkatnya Intifadhah Palestina kedua. Penjajah mengklaim tembok pemisah itu sangat penting untuk keamanan. Pada tahun 2004, Mahkamah Internasional memutuskan bahwa pembangunan pembatas itu ilegal dan Majelis Umum PBB mendesak pembongkarannya.

Tembok apartheid yang sekitar 85 persen dibangun di dalam Tepi Barat itu telah sepenuhnya memisahkan Timur Baitul Maqdis dari Tepi Barat. Institut Riset Terapan di Baitul Maqdis menyatakan bahwa tembok pemisah akan mencaplok sekitar 13 persen dari total wilayah di Tepi Barat.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Luka Tembak Bikin Remaja Palestina Ini Sulit Tidur
Ya’alon: Tak Ada Cukup Bukti Tuntut Pembakar Keluarga Dawabsheh »