Protes Di Jenewa Atas Pembajakan Kapal Gerakan Bebaskan Gaza, Semangat Kemanusiaan

5 July 2009, 22:19.

Jenewa (PIC)

Jenewa (PIC)

Jenewa— Gerakan Internasional Untuk Penghentian Blokade ( The international Campaign For Ending the Siege) bersama Gabungan Asosiasi untuk Palestina ( Coalition of Associations for Palestine) hari Jum’at mengadakan unjuk rasa di luar Konsulat Israel di Jenewa, memprotes pembajakan Israel terhadap kapal Semangat Kemanusiaan dan blokade tak adil terhadap Gaza.

Ratusan pemerotes berkumpul di depan konsulat membawa poster dan spanduk yang mengecam pembajakan Israel terhadap kapal dengan misi kemanusian itu dan menuntut diakhirinya blokade terhadap Gaza.

Gerakan Internasional Untuk Penghentian Blokade dan Gabungan Asosiasi Untuk Palestina telah mengajukan protes yang menuntut pembebasan segera para aktivis Gerakan Bebaskan Gaza (Free Gaza Movement) dan kapal Semangat Kemanusiaan (the Spirit of Humanity) mereka, demikian juga dengan bantuan kemanusiaan yang dimuat di kapal itu serta menyerukan penghentian blokade barbar yang dilakukan terhadap rakyat Gaza yang melarat.

Dua buah organisasi dalam sebuah pernyataan, menilai apa yang terjadi pada kapal Semangat Kemanusiaan adalah cerminan dari esensi blokade yang dilakukan Israel terhadap satu setengah juta rakyat Palestina dan ketidakadilan luar biasa yang mereka derita.

21 orang aktivis di kapal itu ditahan dan dipenjarakan di sejumlah penjara Israel, dengan tuduhan secara ilegal memasuki Israel meskipun mereka tidak berniat ke Israel dan sama sekali tidak mendekati apalagi memasuki “wilayah perairan” Israel. Di dalam rombongan mereka termasuk tokoh-tokoh terkemuka seperti penerima hadiah Nobel Perdamaian dari Irlandia, Mairead Maguire, serta seorang mantan anggota Kongres AS, Cynthia McKinney. PIC/ ez.

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Shalah: Israel Sudah Mulai Lakukan Pembersihan Ras Terhadap Warga Palestina
Israel Tahan Koresponden Al Jazeera Di Penjara Ramle »