77.000 Pemukim Ilegal Yahudi Akan Tempati Permukiman Baru di Tepi Barat

6 April 2016, 21:10.

77.000 Yahudi Akan Tempati Permukiman Baru (6 April 2016)

LONDON, Rabu (Middle East Monitor): Sekitar 77.000 pemukim ilegal Yahudi akan menempati sejumlah permukiman ilegal Yahudi di sekitar kota Ramallah, Tepi Barat terjajah. Demikian ungkap kelompok hak asasi manusia ‘Israel’ yang aktif menyoroti masalah permukiman Yahudi dan pelanggaran Zionis, Yesh Din. Mengutip pernyataan Yesh Din, Quds Press memberitakan bahwa penjajah Zionis sedang membuat rencana baru untuk mengubah permukiman ilegal Yahudi Ma’ale Mikhmas, Rimonim, Psagot dan Kochav Ya’ir yang berdiri di lahan warga Palestina menjadi kawasan perumahan.

Menurut Yesh Din, penjajah Zionis berupaya menghubungkan kawasan-kawasan permukiman ilegal Yahudi baru itu dengan Jalan 60 (Jalan Alon) dari sisi sebelah timur, serta akan membangun sekitar 2.500 unit permukiman ilegal Yahudi baru di area seluas 790 dunam (195.2 hektar). Menurut Pusat Biro Statistik ‘Israel’, sekitar 6.000 pemukim ilegal Yahudi kini tinggal di empat permukiman ilegal dan permukiman Mizpah Dani.

Kelompok HAM itu mengatakan bahwa pada November 2015, Mahkamah Agung ‘Israel’ menampik petisi –yang diajukan atas nama desa-desa Palestina Mikhmas dan Deir Dobwan– untuk menghancurkan gedung permukiman yang dibangun secara ilegal. Yesh Din mengatakan, pengadilan menolak petisi setelah penjajah Zionis mulai mengesahkan permukiman Mizpah Dani di area yang sama.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Kenapa PBB Minta Warga Palestina Lindungi Penjajahnya?
Menyelinap Masuk Al-Aqsha, Warga ‘Israel’ Tertangkap Basah Menyamar Sebagai Muslim »