Relawan Irlandia Tuntut Pembebasan Tawanan Palestina dan Boikot G4S
24 April 2016, 20:36.

Para relawan Irlandia melakukan pertunjukan teater jalanan, berdiri dengan mata tertutup kain di sekitar mobil van G4S di Dublin, serta membagikan bahan-bahan mengenai peran G4S dalam mendukung penjajahan. Foto: IPSC
IRLANDIA, Ahad (Samidoun.net): Relawan Kampanye Solidaritas Palestina Irlandia (IPSC) menandai Hari Tawanan Palestina dengan menyediakan stan informasi dan menghelat teater jalanan di sejumlah tempat di Irlandia, serta diskusi dengan pengacara Palestina Aouda Zbidat. Sejumlah kantor cabang IPSC di Dublin dan Portadown membuat stan informasi di ruang publik Sabtu lalu (16/4) agar mereka bisa menyampaikan informasi dan selebaran mengenai para tawanan Palestina, serta menampilkan pertunjukan teatrikal dimana para relawan berakting sebagai tawanan Palestina yang berada “di balik penjara”.
Para peserta kampanye juga menyerukan boikot terhadap G4S, yakni konglomerasi keamanan Inggris-Denmark yang menyediakan sistem keamanan, ruang kontrol dan peralatan untuk penjara-penjara ‘Israel’, pusat interogasi, pos pemeriksaan dan pusat pelatihan petugas keamanan. G4S telah lama menjadi sasaran boikot global dan kehilangan sejumlah kontrak dengan lembaga swasta dan publik di penjuru dunia akibat gencarnya kampanye para relawan melawan keterlibatan G4S dalam memenjarakan warga Palestina, serta kaum muda dan tahanan migran di Amerika Serikat, Inggris, Australia dan tempat lainnya.
G4S telah berjanji untuk keluar dari bisnis-bisnis tersebut –termasuk menjual seluruh cabangnya di ‘Israel’– dalam satu hingga dua tahun ke depan. Meski begitu, para relawan Palestina menegaskan perlunya meneruskan tekanan terhadap G4S jika perusahaan tersebut tetap menjadi bagian dari penindasan dan memenjarakan warga Palestina.* (Samidoun.net | Sahabat Al-Aqsha)

Foto: IPSC

Foto: IPSC
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
