Ta’ziyah Keluarga Besar Sahabat Al-Aqsha Atas Wafatnya Prof KH Ali Mustafa Ya’qub

28 April 2016, 13:54.

Ali Mustafa Ya'qub (28 April 2016)

JAKARTA, Kamis (Sahabat Al-Aqsha): Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raji’uun… Sungguh kita milik Allah dan akan kembali kepada Allah. Salah seorang ulama ahli hadits dan Ketua Ikatan Persaudaraan Imam Masjid Indonesia, KH Ali Mustafa Ya’qub meninggal dunia pagi tadi (28/4) sekitar pukul 06.00 di RS Hermina, Ciputat. Nabi Shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda: “Lamautul-Qabiilatun Aisarun Min Mauti ‘Aalim (Binasanya satu qabilah [satu desa] lebih ringan dari matinya seorg ulama).” (Al-Ihya juz 1 hal. 14) Ibnu Mas’ud mengatakan, kematian seorang ulama tidak akan ada penggantinya. Fa Innaa Lillaahi Wa Innaa Ilaihi Raji’uun. Allaahumaghfir Lahu Warfa’ Darajatahu Fil-Mahdiyyiin.

Pemimpin dan pendiri Darussunnah International Institute for Hadith Science (Pesantren Luhur Ilmu Hadits), Ciputat, Tangerang Selatan itu dimakamkan di lingkungan pesantren Darussunnah. Ribuan pelayat menshalati jenazah ahli hadits kelahiran Kemiri, Batang, Jawa Tengah pada 2 Maret 1952 itu di Masjid Muniroh Salamah, Pesantren Darussunnah.

Kepergian ahli hadits itu merupakan kehilangan besar bagi ummat Islam Indonesia. Sebagaimana dikutip dari Republika.co.id, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, kepergian KH Ali Mustafa Ya’qub membuat ummat Islam kehilangan ahli hadits dan ulama yang tak terbeli oleh kekuasaan. Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat Din Syamsuddin juga menyatakan kesannya mengenai beliau. Masih mengutip Republika.co.id, menurut Din, KH Ali Mustafa Ya’qub merupakan ulama yang tegas dan lugas dalam menyikapi masalah-masalah yang dihadapi ummat Islam.

Dr Prof Ali Mustafa Ya’qub adalah seorang ulama yang pernah nyantri di Pondok Seblak Jombang pada tahun 1966 dan Pesantren Tebuireng, Jombang. Pada tahun 1976 ia menuntut ilmu di Fakultas Syariah Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh, Saudi Arabia dan lulus tahun 1980. Kemudian, ia melanjutkan studi di Universitas King Saud Jurusan tafsir dan Hadits hingga meraih gelas master pada tahun 1985. Ia tercatat menjadi pengajar di Institut Ilmu Al-Quran (IIQ), Institut Studi Ilmu Al-Quran (ISIQ), Pengajian Tinggi Islam Masjid Istiqlal, Pendidikan Kader Ulama (PKU) MUI, Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STIDA) Al-Hamidiyah, dan IAIN Syarif Hidayatullah.

Semasa hidupnya, KH Ali Mustafa Ya’qub juga aktif menghasilkan beberapa karya, di antaranya:

-Memahami Hakikat Hukum Islam (Alih Bahasa dari Prof. Dr. Muh. Abdul Fattah al-Bayanuni, 1986)

-Nasihat Nabi kepada Para Pembaca dan Penghafal al-Quran (1990)

-Imam al-Bukhari dan Metodologi Kritik dalam Ilmu Hadits (1991)

-Hadits Nabawi dan Sejarah Kodifikasinya (Alih Bahasa dari Prof. Dr. Muhammad Mustafa Azami, 1994)

-Kritik Hadits (1995)

-Bimbingan Islam untuk Pribadi dan Masyarakat (Alih Bahasa dari Muhammad Jamil Zainu, Saudi Arabia, 1418 H)

-Sejarah dan Metode Dakwah Nabi (1997)

-Peran Ilmu Hadits dalam Pembinaan Hukum Islam (1999)

-Kerukunan Umat dalam Perspektif al-Quran dan Hadits (2000)

-Islam Masa Kini (2001)

-Kemusyrikan Menurut Madzhab Syafi’i (Alih Bahasa dari Prof. Dr. Abdurrahman al-Khumayis, 2001)

-Aqidah Imam Empat Abu Hanifah, Malik, Syafi’i dan Ahmad (Alih Bahasa dari Prof. Dr. Abdurrahman al-Khumayis, 2001)

-Fatwa-fatwa Kontemporer (2002)

-Haji Pengabdi Setan (2006)

-Toleransi Antar Umat Beragama (Bahasa Arab–Indonesia 2008)

-Islam di Amerika; Catatan Safari Ramadhan 1429 H Imam Besar Masjid Istiqlal (Bahasa Inggris–Indonesia 2009)

-Kriteria Halal-Haram untuk Pangan, Obat dan Kosmetika Menurut al-Quran dan Hadits (2009)

-Mewaspadai Provokator Haji  (2009)

-Islam Between War and Peace (Pustaka Darus-Sunnah 2009)

-25 Menit Bersama Obama (Masjid Istiqlal Jakarta 2010)

-Kiblat Menurut al-Quran dan Hadits; Kritik Atas Fatwa MUI No.5/2010 (2011)

-Ijtihad, Terorisme dan Liberalisme (Bahasa Arab-Indonesia 2012)

-Panduan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar (Hisbah) (Bahasa Arab-Indonesia 2012)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Setelah Didesak Terus, Penjajah Zionis Lepaskan Tawanan Termuda di Dunia
Pendidikan Gaza Selama Dikepung 10 Tahun »