Mufti Baitul Maqdis: ‘Siapa yang Terganggu dengan Adzan, Silakan Angkat Kaki dari Palestina’

5 November 2016, 17:47.
Foto: MaanImages

Foto: MaanImages

BAITUL MAQDIS, Sabtu (Ma’an News Agency | PIP): Mufti Baitul Maqdis dan Palestina Syaikh Muhammad Husain dalam khutbah Jumatnya, kemarin (4/11), menegaskan siapapun yang terganggu dengan adzan silakan saja angkat kaki dari Palestina. Pernyataan itu terkait dengan larangan adzan yang ditetapkan Walikota ‘Israel’ di Baitul Maqdis Nir Barkat karena dianggap mengganggu para pemukim ilegal Yahudi.

Syaikh Husain mengungkapkan, “Adzan merupakan syiar ajaran Islam yang ditetapkan Allah, dan akan dikumandangkan pagi-petang di Masjidil Aqsha, serta seluruh masjid di kota Baitul Maqdis dan sekitarnya. Siapapun yang merasa terganggu dengan dzikir Allah silakan hengkang dari negeri yang ditetapkan keislamannya oleh Allah dan hak Muslimnya di sana. Warga Baitul Maqdis dan Palestina berhak menjaga dan memelihara, serta membela tempat suci di sana.” Ia melanjutkan, pertempuran antara kebenaran dan kebathilan akan terus berlanjut sampai hari Kiamat. Dan bangsa Palestina harus tegar atas segala cobaan dan menjaga tempat suci mereka.

Seperti diketahui, otoritas ‘Israel’ melarang adzan subuh dikumandangkan dengan pengeras suara di tiga masjid berbeda di kota Abu Dis, distrik Baitul Maqdis. Pengacara Bassam Bahr, kepala komite lokal di Abu Dis, mengatakan bahwa pasukan Zionis menggerebek kota tersebut tepat sebelum shalat subuh kemarin (4/11). Menurut Bahr, pasukan Zionis menggerebek Masjid al-Rahman, al-Taybeh dan al-Jamia di kota tersebut, dan memberitahu muadzin bahwa adzan subuh dengan pengeras suara dilarang.

Bahr menambahkan, pasukan Zionis tidak memberikan alasan jelas mengenai pelarangan tersebut. Selain adzan, serdadu Zionis juga melarang masyarakat yang tinggal di bagian timur kota tersebut mendatangi Masjid Salah al-Din untuk shalat subuh. Bahr mengecam “larangan yang tidak pada tempatnya” itu dan menyatakan bahwa ‘Israel’ menyerang warga Palestina dari segala aspek kehidupan mereka. Antara lain, membatasi gerak bebas warga Palestina melalui pendirian pos-pos pemeriksaan, serta gangguan kehidupan sehari-hari dalam bentuk penggerebekan dan penangkapan di malam hari.

Insiden di Abu Dis terjadi sehari setelah gerombolan pemukim ilegal Yahudi dari permukiman ilegal Pisgat Zeev mendatangi rumah Walikota ‘Israel’ Baitul Maqdis Nir Barkat untuk memprotes “polusi suara” yang diakibatkan oleh adzan. Juru bicara pemerintah kota Baitul Maqdis mengatakan Barkat bekerja sama dengan kepala keamanan distrik Baitul Maqdis menetapkan beberapa aturan, termasuk meningkatkan instruksi-instruksi bagi muadzin terkait pedoman teknis untuk pemutaran ulang optimal dan pengerasan suara adzan, serta pemetaan masjid-masjid di kota tersebut.

Adnan al-Husseini, Gubernur Baitul Maqdis yang ditunjuk Otoritas Palestina, mengatakan bahwa adzan merupakan syiar ajaran Islam yang utama dan bagian integral dari identitas Baitul Maqdis. Ia mengatakan bahwa desakan ‘Israel’ untuk mengecilkan suara adzan merupakan ancaman yang telah dikeluarkan beberapa kali di Baitul Maqdis. Al-Husseini mengatakan, suara adzan tidak naik di atas tingkat desibel yang telah disepakati sehingga tidak mengganggu para pemukim ilegal Yahudi.

Sementara itu Hatem Abd Al-Qader, pejabat faksi Fatah yang bertanggung jawab atas urusan di Baitul Maqdis, mengatakan bahwa ‘Israel’ memang bermaksud memprovokasi kaum Muslim dengan melarang adzan. Menurut Abd al-Qader, protes para pemukim ilegal Yahudi terhadap adzan muncul di tengah berbagai pelanggaran terus menerus dan penyerbuan kompleks Masjidil Aqsha di Kota Tua Timur Baitul Maqdis, dan pembongkaran makam-makam Muslim di Baitul Maqdis. Menurut dia, semua itu merupakan bagian dari rencana besar ‘Israel’ untuk menghancurkan identitas Muslim Palestina di Baitul Maqdis dan menggantinya dengan identitas Yahudi.* (Ma’an News Agency | PIP | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« ‘Israel’ Akan Gelar Rapat Khusus Demi Tingkatkan Serbuan Pemukim Ilegal Yahudi ke Al-Aqsha
TV ‘Israel’: Langkah ‘Israel’ Hancurkan Rumah Warga Palestina Gagal Padamkan Intifadhah »