Pemukim Ilegal Yahudi Serang Petani Palestina yang Sedang Petik Zaitun

7 November 2016, 13:39.
Jaber Barakat Abu Fekheideh dirawat di sebuah rumah sakit Ramallah karena terluka parah setelah diserang pemukim ilegal Yahudi. Foto: MaanImages

Jaber Barakat Abu Fekheideh dirawat di sebuah rumah sakit Ramallah karena terluka parah setelah diserang pemukim ilegal Yahudi. Foto: MaanImages

RAMALLAH, Senin (Ma’an News Agency): Tiga warga Palestina terluka, setelah diserang para pemukim ilegal Yahudi Sabtu (5/11) lalu di desa al-Janiya di pusat Tepi Barat terjajah distrik Ramallah. Menurut masyarakat setempat, para pemukim ilegal Yahudi menyerang dan melempar batu ke arah anggota keluarga Abu Fekheideh saat sedang memetik zaitun di ladang mereka sendiri di daerah al-Batha, dekat permukiman ilegal Yahudi Talmon.

Jaber Barakat Abu Fekheideh terluka parah di kepala, sementara adiknya Hassan dan sepupunya Muhammad menderita luka ringan, meskipun masih belum jelas luka seperti apa yang mereka derita. Ketiganya dibawa ke RS Ramallah untuk menjalani perawatan.

Insiden Sabtu lalu merupakan kejadian terbaru dari serangkaian serangan pemukim ilegal Yahudi terhadap para petani Palestina dan ladang mereka selama musim panen zaitun tahun ini, yang dimulai awal bulan lalu.

Pekan lalu, para pemukim ilegal Yahudi menebang 18 pohon zaitun milik keluarga Palestina di desa Nahhalin, barat Bayt Lahm di sebelah selatan Tepi Barat terjajah. Sehari sebelumnya, pasukan Zionis mengusir sejumlah petani Palestina dari ladang mereka sendiri, dan menahan seorang petani ketika mereka sedang memetik zaitun di dekat Nablus, sebelah utara Tepi Barat terjajah.

Awal bulan lalu, puluhan ekstremis Yahudi mengganggu keluarga-keluarga Palestina yang sedang memetik zaitun di ladang mereka di barat kota Nablus. Pejabat Palestina mengatakan pada Ma’an bahwa para pemukim ilegal Yahudi dari pos terdepan ilegal ‘Israel’ Havat Gilad menyerang sejumlah keluarga berbeda dari desa Jit dan Farata di distrik Qalqiliya, serta Sarra di distrik Nablus –semua terletak tepat di sebelah selatan pos terdepan ‘Israel’.

Seminggu sebelum kejadian itu, sejumlah pemukim ilegal Yahudi dari permukiman ilegal Eli menyerang Sahir Mousa dan keluarganya ketika mereka sedang memetik zaitun di ladang mereka di pinggiran daerah Nablus di desa Qaryut, yang hanya beberapa kilometer dari permukiman ilegal Yahudi. Gerombolan pemukim ilegal Yahudi tiba dengan membawa kapak dan peralatan tajam lainnya, serta memaksa keluarga tersebut kembali ke rumah dan merusak mobil mereka.

Pada 4 Oktober lalu, segerombolan anak-anak pemukim ilegal Yahudi yang dikawal pasukan Zionis mengganggu keluarga Palestina yang sedang memanen zaitun di kota Al-Khalil sebelah selatan Tepi Barat. Pemerintah Palestina tidak memiliki yurisdiksi atas warga ‘Israel’ di Tepi Barat, dan aksi-aksi kekerasan oleh para pemukim ilegal Yahudi terjadi di hadapan pasukan militer ‘Israel’, yang sangat jarang bertindak untuk melindungi penduduk Palestina.

Kelompok HAM ‘Israel’ Yesh Din dan B’Tselem mengecam otoritas ‘Israel’ karena gagal melindungi warga Palestina dari kekerasan pemukim ilegal Yahudi atau menyelidiki serangan-serangan tersebut, terutama saat musim panen zaitun. Beberapa tahun terakhir, insiden penyerangan terhadap para pemanen Palestina dan kebun zaitun mereka telah menjadi kejadian sehari-hari.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Foto: MaanImages

Foto: MaanImages

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« TV ‘Israel’: Langkah ‘Israel’ Hancurkan Rumah Warga Palestina Gagal Padamkan Intifadhah
Serdadu Zionis Berupaya Tenggelamkan Kapal Nelayan Palestina dengan Air Limbah »