Penjajah Hentikan Pasokan Bahan Bangunan untuk Rekonstruksi Gaza

28 December 2016, 20:00.
Foto: Safa.ps

Foto: Safa.ps

GAZA, Rabu (Safa.ps): Penderitaan para pemilik rumah yang hancur akibat agresi militer ‘Israel’ tahun 2014 di Jalur Gaza tahun ini semakin memburuk. Karena, lambatnya proses rekonstruksi dan pembatasan bahan bangunan yang boleh masuk, plus blokade ‘Israel’ yang terus berlangsung. Demikian kata Jamal Al-Khudari, Wakil Ketua Komite Rakyat Melawan Blokade.

Dalam keterangan pers yang diterima Safa, kemarin (27/12), Al-Khudari menekankan bahwa sejak bulan Mei 2016 penjajah Zionis telah menghentikan sistem yang digunakan untuk memasok bahan bangunan untuk rumah-rumah yang hancur. Tidak ada satu pun nama masuk dalam daftar penerima bahan bangunan untuk membangun kembali rumah mereka.

Sekitar 65% rumah yang hancur akibat agresi militer ‘Israel’ belum direkonstruksi setelah berlalu dua setengah tahun, jelas Al-Khudari. Ia menambahkan, ada sekitar 60.000 warga yang sampai hari ini masih mengungsi dan menderita karena kondisi yang sangat sulit.

Al-Khudari menyeru para donatur agar berkomitmen memberikan pembiayaan pembangunan setiap rumah yang hancur. Selain itu, masyarakat internasional juga perlu melakukan tekanan kepada penjajah agar mengizinkan masuknya bahan bangunan. “Jika pembatasan pasokan bahan bangunan terus berlanjut, maka rekonstruksi bangunan di Gaza akan memakan waktu lebih dari 10 tahun,” kata Al-Khudari.* (Safa.ps | Sahabat Al-Aqsha/Dul)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Rampas Tanah Warga Salfit untuk Permukiman Ilegal Yahudi
Hancurkan 2000 Rumah, Penjajah Hanya Izinkan Pembangunan 35 Rumah Warga Palestina di Tepi Barat »