Hancurkan 2000 Rumah, Penjajah Hanya Izinkan Pembangunan 35 Rumah Warga Palestina di Tepi Barat
28 December 2016, 20:01.

Foto: PIC
BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Rabu (PIC): Media berbahasa Ibrani Haaretz kemarin (27/12) memberitakan, sejak tiga tahun terakhir dari 1.253 permintaan izin pembangunan rumah di Tepi Barat yang diajukan warga Palestina hanya 35 saja yang disetujui. Sebaliknya, pasukan penjajah Zionis justru menghancurkan lebih dari 2.000 rumah.
Menurut data dari Administrasi Sipil Zionis yang dikutip lembaga Zionis Bimkum, pada tahun 2014 sekitar sembilan permintaan izin disetujui, tahun 2015 sekitar tujuh dan tahun 2016 hingga bulan Juli lalu hanya disetujui 37 permintaan izin. Di sisi lain, selama tiga tahun itu telah dikeluarkan lebih dari 2000 surat pembongkaran rumah-rumah warga Palestina di Area C, sekitar 983 di antaranya telah dilaksanakan.
Sementara itu Administrasi Sipil Zionis tidak memiliki informasi tentang jumlah permintaan izin pembangunan yang diajukan pemukim-pemukim ilegal Yahudi selama waktu yang sama. Hal itu terjadi lantaran Administrasi Sipil tidak bertanggung jawab mengeluarkan surat izin pembangunan permukiman. Di samping itu, informasi yang didapat dari Administrasi Sipil menunjukkan adanya ketimpangan dalam pelaksanaan perintah pembongkaran atas permukiman ilegal Yahudi dan rumah-rumah warga Palestina.
Data di Administrasi Sipil menunjukkan, selama tiga tahun terakhir telah dikeluarkan 865 perintah pembongkaran permukiman ilegal Yahudi. Sekitar 349 tahun 2014, 378 tahun 2015 dan 138 tahun ini. Namun, hanya 438 saja yang terlaksana.
Perancang di lembaga Bimkum, Alon Cohen Lifshitz mengatakan, “Pembongkaran rumah dapat memberikan dampak bagi puluhan ribu manusia.” Lifshitz menambahkan, data tersebut belum termasuk permintaan izin bangunan pertanian, yang menurutnya memiliki persoalan birokrasi yang berbeda.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha/Dul)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
