Hamas Rilis Video ‘Ulang Tahun’ Serdadu Zionis yang Penjajah Klaim Tewas

1 January 2017, 20:56.
Foto: Ma'an

Foto: Ma’an

KOTA GAZA, Ahad (Ma’an News Agency | Alqassam.ps): Sayap militer Hamas Brigade Izzuddin al-Qassam mempublikasikan dua video yang bernada menyindir perayaan ulang tahun ke-23 serdadu Zionis Saul Aaron, yang hilang saat serangan militer ‘Israel’ ke Jalur Gaza pada 2014. Saul Aaron, bersama dengan serdadu Zionis Hadar Goldin, dinyatakan tewas oleh ‘Israel’ saat perang, meskipun Hamas telah mengaku menahan mereka. Hamas berupaya menggunakan itu sebagai pengaruh politik untuk mengkoordinasikan pembebasan para tawanan politik Palestina yang ditawan di ‘Israel’. Hamas tidak pernah secara eksplisit mengatakan apakah kedua serdadu Zionis itu hidup atau mati.

Video pertama menunjukkan kue di atas meja yang bertuliskan kalimat dalam bahasa Ibrani: “Aaron, tiga tahun dalam penawanan Hamas.” Kemudian, kalimat: “tahun baru datang ketika Shaul berada jauh dari rumah,” muncul di layar dalam bahasa Arab dan Ibrani.

https://youtu.be/KoqIEjTSNbk

Video ke dua menunjukkan wajah Saul secara digital ditempelkan pada seorang aktor, terikat di kursi dengan kue ulang tahun di atas meja yang ada di depannya, dihiasi tiga lilin yang melambangkan waktu si serdadu dalam ‘penawanan’. Saat si serdadu berupaya membebaskan dirinya dari ikatan, PM Benyamin Netanyahu, yang berpakaian seperti badut, masuk ke ruangan tersebut melalui pintu yang gelap dan meniup lilin. Video diakhiri dengan kalimat: “keputusan ada di tangan pemerintah ‘Israel’.”

https://youtu.be/vP7rtvfNGqg

Brigade Al-Qassam pernah mengumumkan telah membunuh 14 serdadu Zionis dan menangkap Saul Aaron saat operasi militer yang berhasil menghancurkan mobil pengangkut tentara di timur desa At-Tuffah pada 20 Juli 2014 selama pertempuran Asful Ma’kul.

Pada 2006, para pejuang Gaza menangkap serdadu ‘Israel’ Gilad Shalit dan menawannya selama lima tahun sebelum membebaskannya sebagai pertukaran dengan lebih dari 1.000 tawanan Palestina. Namun, penjajah Zionis melanggar perjanjian. Banyak orang yang ditawan kembali dan Brigade Izzuddin al-Qassam menuntut pembebasan mereka sebelum memulai pembicaraan dalam kesepakatan pertukaran tawanan baru.* (Ma’an News Agency | Alqassam.ps | Sahabat Al-Aqsha/Dul)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Usai Ditembak, Serdadu Zionis Biarkan Wanita Palestina Ini Merintih Kesakitan di Jalanan
Hilarion Capucci, Uskup yang Pernah Selundupkan Senjata untuk Pejuang Palestina Itu Wafat »