Apresiasi Aksi Heroik di Baitul Maqdis, Warga Gaza Pawai dan Bagikan Manisan

9 January 2017, 17:55.
Foto: PIC

Foto: PIC

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Senin (Alray.ps | PIC | Intefada.ps): Gerakan perlawanan Islam Hamas menyelenggarakan pawai massal Ahad (8/1) malam di Jalur Gaza untuk mendukung pilihan perlawanan menyusul serangan anti-penjajahan di Baitul Maqdis yang mengakibatkan empat serdadu Zionis tewas dan 20 lainnya terluka. Ratusan warga Palestina berpartisipasi dalam pawai, serta meneriakkan slogan-slogan yang mendukung para pejuang perlawanan yang mengorbankan nyawa mereka demi membela rakyat Palestina dan tempat-tempat suci.

Anggota biro politik Hamas Fathi Hamad mengatakan –dalam pidato yang disampaikan saat pawai yang diselenggarakan di utara Jalur Gaza– bahwa tidak ada kekuatan di dunia yang bisa menghentikan Intifadhah Al-Quds. Ia menyambut baik serangan perlawanan dengan menabrakkan truk yang terjadi kemarin di Baitul Maqdis terjajah. Ia mengatakan bahwa itu terjadi untuk mengakhiri koordinasi keamanan dan normalisasi dengan penjajah Zionis. Ia juga mengelu-elukan ketabahan rakyat Palestina di Baitul Maqdis terjajah dan menyerukan untuk mendukung operasi-operasi perlawanan.

Pawai serupa juga diselenggarakan di Khan Younis, selatan Jalur Gaza. Ratusan orang mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan slogan-slogan untuk mendukung Intifadhah Al-Quds. Saat pawai, pemimpin Hamas Hamad Raqab mengatakan bahwa serangan menabrakkan truk merupakan respon atas meningkatnya kejahatan ‘Israel’ terhadap rakyat Palestina dan tempat-tempat suci. Ia menekankan bahwa perlawanan adalah satu-satunya pilihan untuk memulihkan hak-hak sah warga Palestina. Ia juga menegaskan, segala upaya untuk menghentikan Intifadhah Al-Quds pasti akan gagal.

Foto: PIC

Foto: PIC

Fadi Ahmad Al-Qunbur (28) seorang warga Palestina meninggal dunia kemarin (8/1) siang usai melakukan operasi menabrakkan truk di Baitul Maqdis. Media massa berbahasa Ibrani memberitakan, seorang sopir truk besar menabrakkan kendaraannya ke arah segerombolan serdadu Zionis yang tengah berada di sebuah stasiun dekat Armon Hanatziv. Insiden tersebut menewaskan empat serdadu Zionis dan melukai sekitar 15 serdadu lainnya.

Menteri Keamanan Dalam Negeri ‘Israel’ Gilad Ardenne menahan jenazah Fadi Ahmad. Melalui situs berbahasa Ibrani Gilad menginstruksikan kepada petugas keamanan Zionis agar menahan jasadnya. “Tidak akan kami biarkan keluarga pelaku membawa jenazah untuk berbangga diri, lalu yang lain termotivasi dan melakukan operasi-operasi yang sama,” ungkapnya.

Hamas melalui juru bicaranya, Abdul Lathif Al-Qunu’ mengungkapkan apresiasi atas operasi tabrak heroik di Baitul Maqdis itu. Ia juga menegaskan bahwa hal itu merupakan hal wajar sebagai respon atas kejahatan dan penistaan yang dilakukan penjajah Zionis terhadap Masjidil Aqsha, serta tempat-tempat suci lain.

Bentuk apresiasi lain juga diberikan rakyat Gaza. Sejumlah pemuda dan pedagang tadi malam membagikan manisan kepada pengendara mobil yang melintas sebagai bentuk apresiasi kepada Fadi Ahmad Al-Qunbur atas operasi yang telah dilakukan. Menurut mereka operasi itu merupakan “pembuka awal tahun yang baik”.* (Alray.ps | PIC | Intefada.ps | Sahabat Al-Aqsha/Dul)

Foto: PIC

Foto: PIC

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Waspadalah terhadap Akun Instagram Palsu Gunakan Nama ‘Sahabat Suriah’ 
Wakil Menteri Pertahanan ‘Israel’ Ingin Serdadu Zionis ‘Bebas’ Bunuhi Warga Palestina »