Inilah Rincian Proyek Pembangunan Permukiman Ilegal Yahudi di Baitul Maqdis

29 January 2017, 20:16.
Foto: PIC

Foto: PIC

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Ahad (PIC): Surat kabar Haaretz memberitakan rincian rencana proyek pembangunan permukiman ilegal Yahudi baru di Baitul Maqdis yang akan dilaksanakan Otoritas ‘Israel’ di Baitul Maqdis. Jumlah unit permukiman ilegal Yahudi baru yang akan dibangun penjajah Zionis di Baitul Maqdis berdasarkan rencana proyek tersebut sekitar 10.000 unit bangunan.

Berikut ini rincian rencana proyek permukiman ilegal Yahudi berdasarkan laporan Haaretz:

1. Qalandia Atarot: telah diputuskan akan dibangun ribuan unit permukiman ilegal baru di Qalandia Atarot. Jika proyek ini terlaksana, maka hamparan tanah yang memisahkan antara Ramallah dan Baitul Maqdis akan terpotong.

2. Ramat Shlomo Bukit Syu’afat: akan dibangun 500 unit bangunan baru di permukiman ilegal di wilayah ini.

3. Area E-1: terletak di sebelah timur daerah Ayzriyah dan sebelah utara permukiman ilegal Ma’alee Adumim. Berdasarkan rencana proyek akan dibangun 3700 unit hunian ditambah 2100 kamar hotel. Jika proyek ini terlaksana, maka akan memisahkan sebelah utara Tepi Barat dengan bagian selatannya. Hingga kini proyek belum terlaksana dan mengalami stagnasi sejak diajukan tahun 2012 akibat tekanan internasional. Kini para pemukim ilegal Yahudi ingin menghidupkan kembali proyek tersebut pasca terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS.

4. Gerbang As-Saherah: akan dibangun 21 unit permukiman ilegal Yahudi baru, sebuah gereja dan bangunan umum di Gerbang As-Saherah. Dampaknya, jumlah permukiman ilegal Yahudi di wilayah Kota Tua Baitul Maqdis akan semakin banyak. Proyek ini masih belum dibahas dalam Komite Perencanaan dan Pembangunan.

5. Kadmat Zion: wilayah ini terletak di sebelah barat Abu Daes, sebuah wilayah di dalam tembok pemisah dan terdapat pusat permukiman kecil. Akan diperluas dengan tambahan 230 unit bangunan. Sejak 2012 proyek ini mengalami stagnasi.

6. Jab’at Hamthus, desa Mandub Sami: 3700 unit bangunan dan kamar hotel akan dibangun di atasnya. Wilayah ini mengitari daerah Beit Safafa dari segala arah. Rencana proyek ini telah disahkan sejak tahun 2013-2014 dan pelaksanaannya mengalami stagnasi.

7. Har Homa Barat, Jabal Abu Ghanim: akan dibangun 400-1500 unit bangunan di permukiman ilegal yang terletak di sebelah selatan Baitul Maqdis Timur. Sesuai rencana proyek, pembangunan permukiman ilegal akan meluas hingga mendekati Jab’at Hamthus. Hingga kini belum dibahas di Komite Pelaksanaan.

8. Gilo: akan dibangun 2100 unit hunian baru di permukiman ilegal yang terletak di sebelah selatan Baitul Maqdis Timur yang merupakan salah satu permukiman ilegal besar di balik Jalur Hijau. Ini juga belum dibahas di Komite Pelaksanaan.

9. Pembangunan Permukiman Khusus: akan dibangun puluhan unit permukiman oleh anggota sayap kanan di tengah desa-desa Palestina di Baitul Maqdis atas inisiatif pribadi. Permukiman ilegal ini akan dibangun di atas tanah-tanah yang oleh pemukim ilegal Yahudi dianggap telah mereka beli atau kuasai dari rakyat Palestina dengan alasan kepemilikan Yahudi atas tanah tersebut di masa lampau.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha/Dul)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Terus Abaikan Tawanan yang Sakit
Jaringan Toko Swalayan ‘Giant’ Malaysia Tarik Produk ‘Israel’ dari Gerai Mereka »