Tawanan Palestina yang Mogok Makan Akan Puasa Selama Ramadhan
27 May 2017, 13:22.

Foto: Ali Jadallah/Anadolu Agency
LONDON, Sabtu (Middle East Monitor): Pada hari ke-40 aksi mogok makan para tawanan Palestina kemarin (26/5), sejumlah tawanan mengumumkan niat mereka untuk berpuasa selama bulan suci Ramadhan yang dimulai hari ini di Palestina. Salah seorang pemimpin aksi mogok makan di penjara Hadarim, Nasser Abu Srour, mengatakan aksi mogok makan para tawanan di penjara –yang hanya mengonsumsi campuran garam dan air sejak 17 April lalu– akan tidak mengonsumsi air apapun sejak subuh hingga terbenamnya matahari selama Ramadhan.
Abu Srour mengatakan kesehatan para tawanan kian memburuk dari hari ke hari, dan seluruh tawanan yang mogok makan di Hadarim telah dibawa ke rumah-rumah sakit ‘Israel’ selama beberapa pekan terakhir untuk menjalani tes kesehatan. Ia menambahkan bahwa para tawanan yang dipindahkan ke RS Meir di pusat ‘Israel’ mengeluhkan perawatan tak berperikemanusiaan oleh rumah sakit dan para dokter. “Terlepas dari kondisi buruk tersebut, para tawanan memiliki semangat tinggi dan akan terus melakukan aksi mogok makan hingga tuntutan mereka dipenuhi, atau hingga mati syahid,” kata Abu Srour.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
