Hamas Kecam Rencana ‘Israel’ Yahudisasi Baitul Maqdis Terjajah
1 June 2017, 14:22.

Permukiman ilegal Yahudi Ramat Shlomo, yang terletak di tanah warga Palestina di Timur Baitul Maqdis, 29 Desember 2016. Foto: Daniel Bar On/Anadolu Agency
LONDON, Kamis (Middle East Monitor): Hamas mengecam keputusan otoritas ‘Israel’ yang mengesahkan dimulainya proyek serangkaian permukiman ilegal Yahudi di Baitul Maqdis terjajah. Dalam konferensi pers, ketua departemen urusan Baitul Maqdis Hamas, Ahmad Abu Halabiya, mengatakan bahwa Hamas “menolak dengan keras” rencana baru pembangunan infrastruktur besar-besaran di kawasan Al-Buraq dan proyek kereta gantung, yang baru-baru ini diumumkan otoritas ‘Israel’.
Abu Halabiya menegaskan bahwa rencana pembangunan tersebut, yang dipandang oleh otoritas penjajah sebagai “pengembangan”, merupakan bagian dari rencana Yahudisasi ‘Israel’ atas Kota Suci dan kawasan Tembok Buraq. Implementasi proyek tersebut akan memusnahkan identitas sejarah Islam di Kota Tua.
Ketua Komite Baitul Maqdis di Dewan Legislatif Palestina (PLC) menuntut Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) agar segera melakukan intervensi untuk menghentikan “ancaman ‘Israel’” terhadap Baitul Maqdis. Ia juga mendesak PBB untuk memaksa ‘Israel’ melaksanakan resolusi internasional di kota suci tersebut.
Ahad (28/5) lalu, otoritas ‘Israel’ menyetujui proyek 50 juta shekel ($14 juta) untuk “pengembangan” Kota Tua di Baitul Maqdis. Media ‘Israel’ memberitakan bahwa proyek tersebut akan meliputi pembangunan koridor dan terowongan bawah tanah, yang bertujuan untuk menghubungkan kampung Yahudi dengan kawasan Tembok Buraq, di dekat Masjidil Aqsha.
PM Benyamin Netanyahu Ahad lalu mengatakan bahwa ‘Israel’ telah menyetujui serangkaian resolusi yang menurutnya akan terus “memperkuat Baitul Maqdis”. Proyek tersebut akan meliputi aspek pariwisata khusus yang melibatkan pembangunan kereta gantung.
Januari lalu, UNESCO menyetujui resolusi yang mengecam rencana ‘Israel’ untuk membangun dua kereta gantung di Timur Baitul Maqdis.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
