Hari ke-23 Ramadhan, Serdadu Zionis Serbu dan Lukai Jamaah Masjidil Aqsha

19 June 2017, 21:29.

LONDON, Senin (Middle East Monitor): Jamaah Muslim di Masjidil Aqsha sesak nafas setelah pasukan Zionis yang mengawal para pemukim ilegal Yahudi menembakkan gas airmata di tempat suci ummat Islam itu, kemarin (18/6). Para pengguna media sosial menyatakan, puluhan jamaah terluka, termasuk warga berkebangsaan Turki, Afrika Selatan, Inggris, Amerika, dan tentu saja warga Palestina pada hari ke-23 bulan suci Ramadhan itu. Sejumlah orang terluka karena ditembak peluru berlapis karet oleh pasukan Zionis.

Para saksi mata melaporkan bahwa sejumlah besar serdadu ‘Israel’ dan petugas keamanan Zionis bersama para pemukim ilegal Yahudi menodai Masjidil Aqsha pada pagi hari dan secara provokatif mengelilingi halaman masjid. Konfrontasi terjadi setelah serdadu Zionis menyerang jamaah Palestina yang meneriakkan takbir sebagai wujud protes atas keberadaan pemukim ilegal Yahudi, petugas keamanan dan serdadu Zionis di tempat suci ummat Islam itu.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Foto: Abbs Winston/Twitter

Foto: Abbs Winston/Twitter

Foto: Abbs Winston/Twitter

Foto: Abbs Winston/Twitter

Warga Palestina tergeletak usai pasukan Zionis menembakkan gas airmata kepada jamaah Masjidil Aqsha pada 19 Juni 2017. Foto: Abbs Winston/Twitter

Warga Palestina tergeletak usai pasukan Zionis menembakkan gas airmata kepada jamaah Masjidil Aqsha pada 19 Juni 2017. Foto: Abbs Winston/Twitter

Tak hanya lukai jamaah, serdadu Zionis dan pemukim ilegal Yahudi juga rusak properti di Masjid al-Aqsha. Foto: Abbs Winston/Twitter

Tak hanya lukai jamaah, serdadu Zionis dan pemukim ilegal Yahudi juga rusak properti di Masjid al-Aqsha. Foto: Abbs Winston/Twitter

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Kapal Turki Bermuatan ‘Hadiah Lebaran’ untuk Rakyat Gaza Siap Berangkat
Usai Serbu Masjidil Aqsha, Penjajah Zionis Tangkap Dua Warga Palestina »