Ahed Tamimi Akan Tetap Berada di Penjara Hingga Sidang Berakhir

18 January 2018, 16:48.
Ahed Tamimi (16), hadir di pengadilan, Ramallah, Tepi Barat pada 28 Desember 2017. Foto: Issam Rimawi/Anadolu Agency

Ahed Tamimi (16), hadir di pengadilan, Ramallah, Tepi Barat pada 28 Desember 2017. Foto: Issam Rimawi/Anadolu Agency

LONDON, Kamis (Middle East Monitor): Gadis pemberani Palestina berusia 16 tahun, Ahed Tamimi, akan tetap meringkuk di penjara hingga persidangannya berakhir. The Jerusalem Post sebagaimana dikutip MEMO memberitakan, pengadilan militer ‘Israel’ Ofer, yang terletak di barat kota Ramallah, Tepi Barat terjajah, memperpanjang penahanan remaja itu hingga 17 Januari atas permintaan jaksa militer.

Senin (15/1) lalu, pihak penuntut menyatakan kepada Pengadilan Militer Yudea bahwa Tamimi memiliki “pola pelanggaran hukum” sehingga ia harus tetap berada di dalam tahanan hingga akhir persidangannya karena mendorong serdadu Zionis dan melempar batu.

Serdadu Zionis menawan Ahed pada 19 Desember usai melakukan penggerebekan malam di desa Nabi Saleh, bagian utara Ramallah. Itu bukanlah kali pertama Ahed melawan serdadu Zionis.

Ibunda dan sepupu Ahed juga ditangkap tak lama setelah itu. Ayahanda Ahed, ibunda dan saudara-saudara lelakinya juga telah berulang kali ditangkap karena “perlawanan sengit mereka terhadap penjajah ‘Israel’”. Keluarga Tamimi di Nabi Saleh dikenal secara internasional karena kiprah mereka melawan penjajahan ‘Israel’.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Presiden Erdogan Sambut Ikon Perlawanan Palestina di Istanbul
Belgia Donasikan Dana 23 Juta Dolar kepada UNRWA »