Kondisi Tawanan Remaja Berpenyakit Langka Ini Kian Buruk

18 January 2018, 21:13.
Foto: Aqsatv.ps

Foto: Aqsatv.ps

PALESTINA TERJAJAH, Kamis (Aqsatv.ps): Tawanan Palestina dari daerah Ya’bad di kota Jenin, Anas Adnan Hamarshah (17), sejak beberapa hari terakhir tidak dapat berjalan dan kondisinya tidak stabil. Hal itu diungkapkan keluarga Anas, yang beberapa hari terakhir ini tengah menunggu keputusan hukum akhir bagi anaknya yang sedang mendekam di penjara Megiddo.

Kakak kandung Anas, Laila Hamarshah, mengatakan kepada Aqsatv.ps bahwa kemarin (17/1) pihak keluarga menerima laporan dari kerabatnya di penjara bahwa kondisi Anas tidak stabil dan dia kehilangan kemampuan berjalan.

Keluarga Anas merasa khawatir, sebab sipir penjara belum memberikan perawatan terhadap kedua kaki anaknya. Anas sempat dibawa ke rumah sakit Ramlah, namun kedua kakinya hanya difoto dan tidak diobati.

Laila mengatakan, Anas menginap di rumah sakit Ramlah selama tiga hari saja. Ketika kondisinya sedikit membaik, sipir penjara kembali menjebloskannya ke dalam penjara Megiddo.

Anas ditangkap saat sedang sakit. Ia menderita penyakit langka yang disebut Legg-Calve-Perthes, yakni penyakit yang menyerang sendi panggul. Jika aliran darah kurang cukup dan tidak segera diobati, maka tulang mulai mati sehingga dapat menyebabkan kelumpuhan.

Menurut Laila, penyakit ini akan berkembang di usia 18 tahun dan adiknya itu sebentar lagi akan menginjak usia ini dimana ia akan membutuhkan alat bantu luar agar bisa berjalan. Namun, hal itu tidak diberikan pihak sipir penjara, mereka tidak memedulikan kondisi kesehatannya dan hanya mengobati bagian luar saja.* (Aqsatv.ps | Sahabat Al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Belgia Donasikan Dana 23 Juta Dolar kepada UNRWA
Rezim Suriah Terus Tingkatkan Serangan, Lebih dari 210.000 Warga Hijrah »