Begini Penjajah Zionis Perlakukan Tawanan Palestina yang Sakit

22 January 2018, 20:44.
Foto: PIC

Foto: PIC

RAMALLAH, Senin (PIC): Lembaga Urusan Tawanan dan Eks Tawanan, kemarin (21/1), merilis laporan kesaksian hidup tawanan sakit Palestina di penjara Eshel. Para tawanan yang sakit itu menjelaskan bagaimana penjajah Zionis melakukan kejahatan medis terhadap mereka secara sistematis. Mulai dari pengabaian kesehatan, tidak memberikan obat, dan sengaja tidak memberikan perawatan yang layak.

Di antara para tawanan sakit yang diwawancarai adalah Yusri al-Mashri dari Deir Balah, Jalur Gaza. Tawanan sakit dengan hukuman penjara 20 tahun itu menuturkan kondisi kesehatannya sangat kritis. Ia menderita berbagai penyakit, yakni tumor ganas di hati, infeksi akut di prostat, serta masalah di retina matanya. Meski kondisinya kritis, sipir penjara Zionis hanya memberinya obat penenang dan tidak memberikan pengobatan yang layak.

Tidak jauh berbeda dengan Yusri, tawanan sakit bernama Shaher Ashah dari Nablus yang harus menjalani hukuman penjara 19,5 tahun dan kini mendekam di sel isolasi penjara Eshel, juga menderita sejumlah penyakit. Ia menderita patah tulang belakang dan panggul, batu ginjal dan masalah penglihatan. Seperti halnya Yusri, Shaher juga tidak menerima pengobatan yang layak.

Setelah mengunjungi klinik penjara Ramlah, pengacara Lembaga Urusan Tawanan dan Eks Tawanan Mu’taz Shaqirat mengatakan, kondisi kesehatan tawanan-tawanan yang sakit di sana bertambah parah setiap harinya. Selain itu, para tawanan juga mengeluhkan padatnya sel tawanan dengan meningkatnya penangkapan terhadap warga Palestina dan ramainya tawanan sakit yang dipindahkan ke klinik tersebut.

Saat ini ada 16 tawanan sakit yang dirawat di klinik penjara Ramlah, di antara mereka sudah ada yang menghabiskan 10 tahun di klinik. Selain 16 tawanan tersebut, ada tiga tawanan lain yang membantu merawat mereka.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Knesset Akan Bahas RUU Penahanan Jenazah Syuhada Palestina
Krisis Obat di Gaza Bahayakan Pasien Penyakit Jiwa »