Hamas: ‘Penahanan Jenazah Tak Akan Hentikan Intifadhah’

25 January 2018, 20:34.
Foto: PIC

Foto: PIC

GAZA, Kamis (PIC): Gerakan Perlawanan Islam Hamas, kemarin (24/1) sore, mengungkapkan bahwa disetujuinya RUU Penahanan Jenazah Syuhada Palestina oleh Knesset dalam pembahasan tahap pertama adalah upaya sia-sia untuk menghentikan Intifadhah Al-Quds.

“Penjajah keliru mengira bahwa kebijakan mereka ini dapat membendung keinginan warga Palestina yang ingin terus melanjutkan perlawanan sampai tujuan mereka mendapat kemerdekaan tercapai,” kata Hazim Qasim, juru bicara Hamas dalam pernyataan resminya.

Hazim menjelaskan, RUU tersebut memperjelas hakikat rasis setiap kebijakan penjajah yang seenaknya melawan resolusi internasional dan UU kemanusiaan.

Lebih lanjut Hazim mengatakan, “Intifadhah rakyat Palestina akan terus berlanjut, tidak peduli dengan keputusan ‘Israel’. Ini adalah keputusan rakyat untuk terus berjuang dengan segala cara, sampai jiwa dan tanah suci ini benar-benar merdeka.”

Jika kelak disahkan sebagai UU (setelah melalui tiga tahap pembahasan), maka penjajah Zionis memiliki wewenang untuk menahan jenazah syuhada Palestina hingga “syarat pemakaman terpenuhi”. Mereka juga berwenang untuk mempersulit seluruh proses pemakaman dari mulai membatasi jumlah pelayat, penentuan pemakaman dan sebagainya.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Batasi Warga Gaza Kunjungi Kerabat Mereka di Penjara ‘Israel’
Al-Azhar As-Syarif Akan Sosialisasikan Baitul Maqdis di Cairo International Book Fair »