‘Baitul Maqdis Urusan Ummat Islam Sekarang, Esok dan Sepanjang Zaman’
30 January 2018, 20:28.

Foto: Safa.ps
ISTANBUL, Selasa (Safa.ps): Kepala Urusan Agama di Turki, Ali Arbash, menegaskan bahwa Baitul Maqdis adalah urusan ummat Islam sekarang, esok, dan sepanjang zaman. Hal itu ia sampaikan dalam pidato pembukaan acara Simposium Internasional “Baitul Maqdis, Kota yang Disucikan oleh Wahyu”, yang diselenggarakan oleh Pimpinan Urusan Agama di Turki, kemarin (29/1), di Istanbul.
“Baitul Maqdis akan tetap menjadi pusat agama dan sejarah. Kedudukannya sangat agung, tercermin dalam kehidupan Nabi Ibrahim dan anbiya’ yang lain, yang tidak dapat kita pisahkan,” kata Arbash.
“Di Baitul Maqdis berkumpul seluruh pengikut agama samawi, hidup dengan toleransi dan cinta, masing-masing mendapatkan hak keamanan dan kedamaian di bawah kepemimpinan Islam, sekaligus sebagai model kerukunan dan keserasian hidup tiga agama samawi,” jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, “Akan tetapi, sangat disayangkan sejak Perang Dunia I (1914-1918) perlahan banyak wilayah yang mulai lepas dari dekapan ummat Islam, di antaranya Baitul Maqdis.”
Ia menjelaskan bahwa Muslimin di Baitul Maqdis dipaksa untuk meninggalkan Baitul Maqdis melalui keputusan zhalim penjajah Zionis. Belum lagi merebaknya permukiman ilegal Yahudi, tekanan dan kejahatan terus menerus, serta kekangan terhadap kebebasan mereka. Dan di sisi lain, ada minoritas yang mendirikan negara palsu bernama ‘Israel’, yang mendapat dukungan dari pemerintah Amerika Serikat.
Simposium yang berlangsung hingga hari Selasa (30/1) itu bertujuan membela urusan Baitul Maqdis, menegaskan urgensinya, serta meningkatkan rasa solidaritas terhadap kondisi rakyat Palestina. Simposium itu diikuti lebih dari 70 panelis dan ratusan peserta dari 20 negara Eropa, Asia, dan Afrika, seperti Pakistan, Indonesia, Irak, Yordania, Prancis, Inggris dan Azerbaijan.* (Safa.ps | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
