Dijebloskan ke Sel Isolasi dan Disiksa, Tawanan Wanita Palestina Mogok Makan

12 February 2018, 20:33.
Foto: Ma'an News Agency

Foto: Ma’an News Agency

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Senin (Ma’an News Agency): Keluarga Batsinah Syamasenah, tawanan wanita Palestina dari daerah Qathannah barat laut Baitul Maqdis, hari ini menegaskan bahwa ibunda mereka yang kini mendekam di sel isolasi penjara Hasharon melakukan aksi mogok makan.

Pengadilan militer Zionis di Ofer, barat Ramallah, kemarin (11/2) memperpanjang masa penahanan Batsinah (48) dan putrinya Sarah (14) hingga Selasa (13/2).

Fathimah Syamasenah, putri Batsinah mengatakan kepada Ma’an bahwa saat sidang di pengadilan militer Zionis, ibunya mengabarkan kepada keluarga bahwa ia melakukan aksi mogok makan sejak delapan hari yang lalu. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes atas penyekapan dirinya di sel isolasi yang sempit sehingga tidak leluasa bergerak, juga karena putrinya Sarah dipukuli saat proses interogasi.

Fathimah menambahkan, Sarah sempat dirawat di rumah sakit selama tiga hari akibat luka pukul pada bagian leher. Selain itu, bekas luka penyiksaan juga tampak jelas pada kedua tangan ibunya. Pengacara Ismail al-Thawil mengadukan penyiksaan dan perlakuan kasar yang dialami Batsinah dan Sarah kepada hakim.

Sebelumnya Yusuf Syamasenah, putra Batsinah mengatakan kepada Ma’an bahwa ibunya ditangkap setelah pemakaman putranya, Muhammad. Ibunya diinterogasi terkait informasi yang diterima penjajah Zionis bahwa ketika pemakaman, Batsinah diduga membawa senjata.

Putra Batsinah, Muhammad Syamasenah (23) gugur pada 12 Oktober lalu. Ketika itu gerombolan serdadu Zionis menuduh Muhammad akan mengambil senjata mereka di pusat terminal bus. Pemukim ilegal Yahudi yang ada di lokasi lantas memukuli Muhammad dan menembakkan peluru ke arahnya. Berdasarkan laporan otoritas penjajah Zionis, Muhammad gugur dan dua pemukim ilegal Yahudi terluka.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Stok Obat-obatan Habis, 133 Bayi Gaza Terancam Tewas
Penjajah Zionis Berupaya Perpanjang Penahanan Syaikh Raed Salah di Sel Isolasi »