Tujuh Menit, Anjing Serdadu Zionis Serang Warga Palestina Ini
18 February 2018, 14:42.

Foto: PIC
NABLUS, Ahad (PIC): Selama tujuh menit, Mabruk Jarrar, eks-tawanan yang sakit dari daerah Burqin di Jenin, bertarung melawan anjing yang masuk ke dalam rumahnya menggantikan gerombolan serdadu Zionis. Para serdadu penjajah hanya menjadi penonton menyaksikan anjing itu menyerang tubuh Mabruk di depan keluarganya, yang tidak mampu berbuat apa-apa untuk menyelamatkan Mabruk.
Ketika itu Mabruk Jarrar beranggapan bahwa dengan bersembunyi di dalam kamar tidur bersama keluarganya dapat menyelamatkan mereka dari serangan serdadu Zionis. Suara ledakan keras terdengar dari arah pintu rumah mereka. Penghuni rumah lalu terkejut melihat seekor anjing berukuran besar masuk ke dalam rumah.
“Berkali-kali jantung saya hampir copot setiap anjing itu menggigit saya,” kata Mabruk menceritakan pertarungannya dengan anjing serdadu Zionis kepada PIC.
Mabruk melanjutkan, “Pertama, anjing itu menggigit tangan kiri dan kedua kaki saya. Setelah itu, anjing itu terus menggigit saya. Perlakuan anjing itu tidak jauh berbeda dengan perlakuan serdadu Zionis, yang bersembunyi di balik dinding karena ketakutan jika yang keluar dari rumah adalah Ahmad Nasr Jarrar.”
Ketika peristiwa ini terjadi, serdadu Zionis tengah memburu Ahmad Nasr Jarrar yang selalu lolos dari kejaran, setelah melakukan aksi perlawanan yang menewaskan seorang pemukim ilegal Yahudi di permukiman ilegal Havat Gilad pada 10 Januari. Bahkan otoritas penjajah Zionis sampai frustasi karena ketidakmampuan mereka menemukan pria yang oleh warga Palestina dijuluki “hantu Jenin” itu.
Pertarungan itu berlangsung selama tujuh menit. Sesudahnya, anjing itu menyeret Mabruk dari lantai atas hingga lantai bawah, tempat bersembunyinya serdadu-serdadu Zionis yang telah bersiap untuk menyelesaikan misi mereka. Mereka memukuli wajah Mabruk hingga memar dan patah hidungnya.
Ketika pertarungan anjing dengan Mabruk berlangsung, istri Mabruk mencoba menyelamatkan suaminya itu, tapi tidak berhasil. Malah dirinya hampir digigit anjing tersebut. Istri Mabruk lantas keluar rumah berteriak ke arah gerombolan serdadu Zionis agar masuk membebaskan Mabruk dari cengkeraman anjing dan menyelamatkan anak-anak mereka dari menyaksikan kejahatan “yang akan terngiang dalam ingatan mereka seumur hidup”.
“Gerombolan serdadu Zionis dan pelatih anjing awalnya hanya menonton suami saya digigit anjing. Mereka lalu bernegosiasi dengan Mabruk, jika ia ingin lepas dari gigitan anjing maka ia harus memberitahu keberadaan Ahmad Jarrar. Setelah tidak mendapatkan informasi apapun tentang keberadaan Ahmad Jarrar, mereka memukuli Mabruk lalu menangkapnya,” terang istri Mabruk kepada PIC.
Luka Mabruk sangat dalam, darah terus mengalir dari bekas gigitan anjing serdadu Zionis. Serdadu Zionis lalu membawa Mabruk ke Rumah Sakit Al-‘Afulah untuk dirawat. Di sana Mabruk tergeletak membayangkan wajah anak-anaknya yang masih kecil dan harus menyaksikan langsung pemandangan mengerikan yang menimpa keluarga mereka.
Sesudah mereka mendapatkan Ahmad Jarrar dan membunuhnya, otoritas penjajah Zionis membebaskan Mabruk, yang kemudian dipindahkan dari RS Al-‘Afulah ke RS Rufaidiya.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
