Petugas Kebersihan Mogok Kerja, Tindakan Pembedahan Bayi Sakit di Gaza Terhenti

23 February 2018, 21:21.
Foto: PIC

Foto: PIC

GAZA, Jum’at (PIC): Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza memperingatkan bahaya besar yang tengah mengancam bayi-bayi sakit di Gaza akibat berhentinya tindakan pembedahan. Hal itu dikarenakan mogok kerja petugas kebersihan yang terus berlangsung sejak 13 hari terakhir.

Dr. Ismail Nassar, kepala bagian bedah anak-anak di kompleks RS Al-Syifa Gaza, kemarin (22/2), mengatakan bahwa semua tindakan pembedahan untuk anak-anak benar-benar tidak berjalan karena kontaminasi ruang operasi dengan limbah medis.

Dr. Nassar menunjukkan bahwa banyak kondisi darurat yang mengharuskan pembedahan. Namun, dengan kondisi ruang operasi yang kotor justru akan menyebabkan komplikasi penyakit dan infeksi luka.

Ia juga memperingatkan, banyak perlengkapan bedah anak-anak, seperti benang bedah telah habis. Oleh karena itu, para dokter terpaksa menggunakan pengganti lain yang tidak layak demi menyelamatkan nyawa bayi-bayi di Gaza.

Perusahaan kebersihan di Gaza mengumumkan mogok kerja karena pemerintah Otoritas Palestina yang berkedudukan di Ramallah tidak menanggapi tuntutan pembayaran gaji mereka yang menunggak selama berbulan-bulan. Tentu saja, hal ini semakin memperburuk sektor kesehatan di Gaza.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Menteri Inggris Janji Jamin Bantuan Kemanusiaan Keluarga Suriah yang Hijrah
Warga Ghouta Syarqiyyah: ‘Bom Berjatuhan Seperti Hujan’ »