1.000 Lebih Warga Palestina Tewas Akibat Blokade ‘Israel’ di Gaza

27 February 2018, 16:19.
Keluarga Palestina di tenda darurat mereka di Kota Gaza pada 13 Februari 2018. Foto: Ali Jadallah/Anadolu Agency

Keluarga Palestina di tenda darurat mereka di Kota Gaza pada 13 Februari 2018. Foto: Ali Jadallah/Anadolu Agency

LONDON, Selasa (Middle East Monitor): Lebih dari 1.000 warga Palestina tewas akibat blokade 11 tahun ‘Israel’ atas Jalur Gaza. Situs Arab48 memberitakan, koordinator badan-badan amal Ahmed Al-Kurd mengatakan bahwa “450 dari jumlah tersebut tewas akibat runtuhnya sistem pelayanan kesehatan dan kurangnya obat-obatan, perlengkapan medis dan transfer pengobatan ke luar Gaza.”

“Penggunaan lilin, kayu dan generator listrik mengakibatkan kebakaran di rumah-rumah dan sejumlah pabrik yang menewaskan warga,” katanya. Ia memperkirakan sekitar 100 warga Palestina tewas karena hal itu. Al-Kurd juga mengatakan bahwa 350 warga Gaza tewas ketika mereka bekerja di terowongan –yang merupakan satu-satunya jalur kehidupan bagi warga Gaza– atau mereka tewas oleh angkatan laut penjajah Zionis ketika sedang menangkap ikan di laut.

“Sekarang, kami menyerukan kepada dunia: selamatkan Gaza dari kondisi berbahaya ini,” kata Al-Kurd. “Berapa lama kalian akan menunggu dan berapa banyak lagi korban yang kalian inginkan agar kalian melakukan tindakan?” tanyanya.

Ia menggambarkan Jalur Gaza –rumah bagi lebih dari dua juta penduduk– sebagai “zona yang dilanda bencana di semua tingkat.” Oleh karena itu, ia menyerukan dunia untuk mencari solusi guna mengatasi krisis listrik.

Al-Kurd menuntut pemerintah Otoritas Palestina yang berkedudukan di Ramallah untuk menyediakan kebutuhan medis, bantuan kemanusiaan dan gaji warga Gaza, serta berusaha untuk membuka pelintasan Gaza.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« PBB: ‘Neraka di Bumi’ di Ghouta Timur Suriah Harus Diakhiri
Keberadaan Puluhan Tawanan Wanita Palestina di Suriah Masih Tanda Tanya »