Khudari: Aktivitas Permukiman Ilegal di Baitul Maqdis Bagian dari ‘Kesepakatan Abad Ini’
19 August 2018, 21:34.

Foto: PIC
GAZA, Ahad (PIC): Ketua Komite Perlawanan Rakyat terhadap Blokade Gaza Jamal al-Khudari, pada Sabtu (18/8), menyatakan keputusan ‘Israel’ membangun 20.000 unit hunian ilegal baru di Baitul Maqdis merupakan bagian dari “Kesepakatan Abad Ini”, yang bertujuan mencaplok dan meyahudisasi kota suci itu.
Al-Khudari, dalam keterangan persnya kemarin, menyatakan bahwa proyek permukiman ilegal Yahudi seperti itu sejalan dengan upaya ‘Israel’ memaksakan fakta-fakta baru di lapangan.
Al-Khudari menambahkan bahwa langkah pembangunan permukiman ilegal ‘Israel’ itu didorong oleh keputusan Amerika Serikat yang mengklaim Baitul Maqdis sebagai ibukota ‘Israel’ dan pemindahan kedubesnya dari Tel Aviv ke kota suci itu.
Pejabat Palestina itu memperingatkan bahwa proyek permukiman ilegal ‘Israel’ itu, yang mendapat dukungan penuh dari AS, memiliki kerangka rencana yang lebih besar, yakni untuk mengikis harapan tentang negara Palestina merdeka.
Oleh karena itu, ia menyerukan persatuan nasional Palestina untuk menggagalkan rencana-rencana yang jelas melanggar resolusi PBB – yang mengakui negara Palestina dan menganggap aktivitas pembangunan permukiman ilegal Yahudi adalah ilegal.
Penjajah Zionis Rabu (15/8) lalu mengumumkan akan membangun 20.000 unit hunian ilegal baru di Baitul Maqdis.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
