Gerombolan Serdadu Zionis Tangkap, Sita Perahu 2 Nelayan Palestina

27 August 2018, 14:17.
Foto: Arsip Ma'an News Agency

Foto: Arsip Ma’an News Agency

KOTA GAZA, Senin (Ma’an News Agency): Gerombolan serdadu Zionis menangkap dua nelayan Palestina di lepas pantai sisi utara Jalur Gaza, Ahad (26/8).

Nizar Ayyash mengungkapkan pada Ma’an bahwa gerombolan serdadu Zionis menangkap dua nelayan tersebut ketika mereka sedang melaut di sepanjang sisi utara pantai Jalur Gaza dan dibawa ke tempat yang tidak diketahui. Dua nelayan yang ditahan adalah Owrans Al-Sultan dan Hassan Al-Sultan.

Ayyash menambahkan, para serdadu Zionis juga menyita perahu nelayan.

Sementara itu, serdadu Zionis menembaki para penggembala Palestina di utara distrik Rafah, Gaza selatan. Alasan penembakan tidak diketahui.

Gerombolan serdadu Zionis seringkali menyita dan menembaki para nelayan, penggembala, dan petani Palestina tak bersenjata di sepanjang area perbatasan jika mereka mendekati buffer zone (kawasan pembatas antara ‘Israel’ dan tanah Gaza) yang mereka tentukan secara sepihak.

Praktik ini berkontribusi besar menghancurkan sektor pertanian dan perikanan di daerah pantai yang terblokade itu. Jalur Gaza berada di bawah blokade ‘Israel’ yang meliputi udara, daratan, dan lautan selama hampir 12 tahun.

Kelompok hak asasi manusia ‘Israel’, B’Tselem, baru-baru ini mengungkapkan bahwa blokade Gaza oleh penjajah Zionis dan “gangguan terhadap para nelayan” telah menghancurkan sektor perikanan Gaza sehingga 95 persen dari para nelayan hidup di bawah garis kemiskinan.

Laporan tahunan Komite Serikat Kerja Pertanian Palestina (UAWC) tahun 2017 menunjukkan bahwa serangan-serangan ‘Israel’ terhadap nelayan Palestina di Jalur Gaza yang terblokade itu membuat mereka tidak bisa melakukan pekerjaan dan mengakses sumber mata pencaharian mereka.”* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Imam Al-Aqsa Desak Otoritas Palestina Cabut Sanksi atas Gaza
Setahun Krisis Rohingya: Apakah Mereka Ingin Kembali ke Myanmar? »