384 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa, Tsunami di Palu

29 September 2018, 22:13.

Poster TSUNAMI PALU

JAKARTA, Sabtu (Anadolu Agency): Sekitar 384 orang meninggal dunia dan 540 lainnya terluka setelah gempa bumi berkekuatan 7,7 dan tsunami mengguncang Indonesia pada Jum’at (28/9), ungkap Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Sabtu (29/9), dikutip dari televisi Indonesia.

Tsunami, yang menjulang setinggi tiga meter dan dipicu oleh gempa berkekuatan 7,7, menghantam Palu, ibukota provinsi Sulawesi Tengah, dan Kabupaten Donggala.

Sutopo Purwo Nugroho, juru bicara BNPB, mengatakan informasi mengenai jumlah korban itu hanya untuk daerah terdampak di kota Palu. Daerah Donggala belum bisa diakses karena jalur komunikasi terputus.

Sutopo mengatakan, ribuan rumah rusak atau hancur di Palu. Ada pula masalah dalam komunikasi akibat terputusnya listrik dan internet, jelasnya.

Pusat gempa di 78 kilometer di utara Palu pada kedalaman 10 kilometer.

Tiga gempa bumi berkekuatan 6,3, 6,9 dan 7 mengguncang pulau timur Lombok dalam dua bulan terakhir, yang menewaskan sekitar 563 orang.

Indonesia terletak di dalam “Lingkaran Api” Samudra Pasifik di mana lempeng tektonik bertabrakan dan mengakibatkan seringnya aktivitas seismik dan vulkanik.

Pada 26 Desember 2004, gempa berkekuatan 9,1 mengguncang pantai timur Sumatra, yang memicu terjadinya tsunami dan menewaskan sekitar 230.000 orang. Indonesia adalah negara dengan dampak paling parah selain Sri Lanka, India dan Thailand.* (Anadolu Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Tujuh Warga Palestina Syahid di Perbatasan Gaza, Salah Satunya Bocah 12 Tahun
Bayi 3 Bulan Terluka Saat Demonstrasi Anti-Permukiman Ilegal Yahudi di Kafr Qaddum »