Ratusan Warga Gaza Makamkan 3 Syuhada, Termasuk Bocah 12 Tahun

7 October 2018, 21:45.
Warga Palestina menggotong jenazah Faris Hafez al-Sarasawi, bocah 12 tahun yang syahid dibunuh serdadu Zionis dalam demonstrasi “Great March of Return”. Ia dimakamkan di daerah Shuja’iyya, Kota Gaza, Gaza, pada 6 Oktober 2018. Foto: Ali Jadallah/Anadolu Agency

Warga Palestina menggotong jenazah Faris Hafez al-Sarasawi, bocah 12 tahun yang syahid dibunuh serdadu Zionis dalam demonstrasi “Great March of Return”. Ia dimakamkan di daerah Shuja’iyya, Kota Gaza, Gaza, pada 6 Oktober 2018. Foto: Ali Jadallah/Anadolu Agency

LONDON, Ahad (Middle East Monitor): Ratusan warga Palestina kemarin (6/10) memakamkan tiga orang yang syahid setelah ditembak serdadu Zionis ‘Israel’ saat demonstrasi “Great March of Return” di dekat perbatasan Jalur Gaza pada Jum’at (5/10) lalu.

Warga Palestina di kawasan Shuja’iyya, timur Gaza, beramai-ramai mengantarkan jenazah bocah 12 tahun, Faris Hafez al-Sarasawi, yang syahid akibat tembakan serdadu Zionis di dekat pagar keamanan di timur Gaza.

Para pelayat juga memakamkan jenazah Mahmoud Abu Samaan (24) dan Hussein al-Raqib (28) di pusat dan selatan Gaza.

Kematian ketiganya pada Jum’at lalu menambah jumlah syuhada menjadi 198 orang dan ratusan lainnya terluka akibat tembakan serdadu Zionis di dekat perbatasan Gaza dalam demonstrasi anti-penjajahan sejak 30 Maret lalu.

Pada 3 Oktober, Ahmad Samir Abu Habel (15) ditembak di kepala oleh gerombolan serdadu Zionis saat ia berpartisipasi dalam demonstrasi di dekat pelintasan Erez di utara Gaza. Puluhan lainnya terluka dalam insiden yang sama.

Demonstran menuntut “hak untuk kembali” ke rumah-rumah dan desa-desa mereka di wilayah Palestina terjajah 1948 dari mana mereka diusir untuk memuluskan rencana pendirian negara palsu ‘Israel’. Mereka juga menuntut diakhirinya blokade 12 tahun ‘Israel’ atas Jalur Gaza, yang telah menghancurkan perekonomian dan membuat dua juta penduduknya sangat kekurangan banyak komoditas dasar.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Kerabat berduka atas kematian Faris Hafez al-Sarasawi (12). Foto: Ali Jadallah/Anadolu Agency

Kerabat berduka atas kematian Faris Hafez al-Sarasawi (12). Foto: Ali Jadallah/Anadolu Agency

Karangan buka diletakkan di tempat duduk Faris Hafez al-Sarasawi (12) di Sekolah Dasar Muaz bin Jabal di daerah Shuja’iyya, Kota Gaza, Gaza, pada 6 Oktober 2018. Foto: Ali Jadallah/Anadolu Agency

Karangan buka diletakkan di tempat duduk Faris Hafez al-Sarasawi (12) di Sekolah Dasar Muaz bin Jabal di daerah Shuja’iyya, Kota Gaza, Gaza, pada 6 Oktober 2018. Foto: Ali Jadallah/Anadolu Agency

Guru Faris Hafez al-Sarasawi (12), menulis nama muridnya yang syahid itu di papan tulis. Foto: Ali Jadallah/Anadolu Agency

Guru Faris Hafez al-Sarasawi (12), menulis nama muridnya yang syahid itu di papan tulis. Foto: Ali Jadallah/Anadolu Agency

Warga Palestina menggotong jenazah Hussein Fathi al-Raqab (28) yang syahid dibunuh serdadu Zionis dalam demonstrasi “Great March of Return”. Ia dimakamkan di Khan Younis, Gaza, pada 6 Oktober 2018. Foto: Ashraf Amra/Anadolu Agency

Warga Palestina menggotong jenazah Hussein Fathi al-Raqab (28) yang syahid dibunuh serdadu Zionis dalam demonstrasi “Great March of Return”. Ia dimakamkan di Khan Younis, Gaza, pada 6 Oktober 2018. Foto: Ashraf Amra/Anadolu Agency

Kerabat berduka atas kematian Hussein Fathi al-Raqab (28). Foto: Ashraf Amra/Anadolu Agency

Kerabat berduka atas kematian Hussein Fathi al-Raqab (28). Foto: Ashraf Amra/Anadolu Agency

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« 3 Warga Syahid, 10 Wanita dan Puluhan Anak Palestina Tertembak di Perbatasan Gaza
Terowongan Runtuh, Seorang Pejuang Perlawanan Palestina Gugur »