Menteri Zionis: ‘Kurangi Zona Penangkapan Ikan di Gaza’

8 October 2018, 21:14.
Kapal nelayan di sebuah pantai di Jalur Gaza selatan, 7 Oktober. Foto: Daily Sabah

Kapal nelayan di sebuah pantai di Jalur Gaza selatan, 7 Oktober. Foto: Daily Sabah

ISTANBUL, Senin (Daily Sabah): Menteri Perang ‘Israel’ Avigdor Lieberman pada Sabtu (6/10) lalu memerintahkan pengurangan zona penangkapan ikan di sepanjang garis pantai Jalur Gaza sebagai upaya balas dendam atas demonstrasi yang dilakukan warga Palestina di perbatasan Gaza. Zona penangkapan ikan akan dikurangi menjadi enam mil laut (11 kilometer) dari sembilan mil laut.

Menurut serikat nelayan Gaza, sekitar 50.000 warga Gaza mencari nafkah dengan menangkap ikan. Pembatasan luas zona penangkapan ikan di sepanjang garis pantai Gaza merupakan bagian dari blokade ekonomi ‘Israel’ di Jalur Gaza, yang telah berlangsung lebih dari satu dekade. Setelah serangan militer ‘Israel’ yang menghancurkan Gaza pada pertengahan 2014 –yang mengakibatkan 2.150 warga Palestina tewas– ‘Israel’ mulai mengizinkan nelayan Palestina melaut hingga enam mil laut di lepas pantai Gaza. Sebelumnya, hanya diizinkan hingga tiga mil laut.

Pada Mei, penjajah Zionis menambah area penangkapan ikan bagi nelayan Gaza hingga sembilan mil laut. Perjanjian damai interim Oslo pada awal 1990-an menetapkan batas 20 mil laut, namun tidak pernah diimplementasikan. Sejak saat itu zona penangkapan ikan hanya berkisar antara tiga dan enam mil laut.

“Meskipun penjajah Zionis memperluas area penangkapan ikan pada Agustus hingga sembilan mil laut, serdadu Zionis terus meneror para nelayan Gaza sehingga berdampak sangat buruk terhadap jumlah ikan yang mereka tangkap,” kata Nizar Ayyash, ketua serikat nelayan Gaza, sebagaimana diberitakan kantor berita China, Xinhua.* (Daily Sabah | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« ‘Ancaman Lieberman Tak Bikin Rakyat Kami Takut’
Netanyahu Bersumbar Sedang Siapkan Serangan terhadap Gaza »