Al-Zahar: ‘Rekonsiliasi Tidak Akan Terjadi dengan Abu Mazen’

12 October 2018, 17:21.
Anggota biro politik Hamas Mahmoud Al-Zahar menyatakan pemilu tidak akan dimenangkan melalui propaganda, tapi lewat fakta dan angka. Foto: Dokumentasi MEMO

Anggota biro politik Hamas Mahmoud Al-Zahar menyatakan pemilu tidak akan dimenangkan melalui propaganda, tapi lewat fakta dan angka. Foto: Apaimages

LONDON, Jum’at (Middle East Monitor): Dr Mahmoud Al-Zahar, pemimpin Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), menyatakan bahwa Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas harus diadili karena mengimplementasikan perintis jalan untuk “kesepakatan abad ini”. Saat wawancara dengan Donia Al-Watan, Al-Zahar mengatakan bahwa “persidangan Abu Mazen akan terjadi setelah kemerdekaan Palestina. Tidak hanya dia, dakwaan juga akan diberikan kepada semua orang yang mengkhianati perjuangan Palestina, baik di eranya atau sebelumnya.”

Terkait pembicaraan antara Hamas dengan Fatah, Al-Zahar menggambarkan istilah “rekonsiliasi” dengan menyesatkan. Ia menjelaskan, tidak bisa mencampur antara koordinasi keamanan dan perlawanan terhadap ‘Israel’, dan bahwa rekonsiliasi atau Perjanjian Kairo 2011 tidak akan dilaksanakan selama di bawah (kepemimpinan) Presiden Abbas.

Al-Zahar menjelaskan bahwa presiden Palestina itu tidak akan melaksanakan kesepakatan rekonsiliasi karena salah satu syarat Kesepakatan Abad Ini adalah melucuti senjata dan berkoordinasi dengan serdadu Zionis ‘Israel’. Ia juga menuntut pemilu yang memungkinkan rakyat memilih wakil mereka dan orang-orang yang rakyat Palestina inginkan untuk memimpin mereka.

Perihal masalah perdamaian dengan ‘Israel’, Al-Zahar mengatakan, “Gencatan senjata terkait dengan syarat-syarat kami. Jika ‘Israel’ mencabut blokade atas Gaza dan memberikan warga Palestina hak mereka untuk bergerak dan mengakses layanan-layanan penting, seperti listrik dan air, gaji serta lainnya maka perdamaian akan bisa diimplementasikan, setelah suksesnya aksi Great March of Return.”* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Inilah yang Dialami Anak Palestina Saat Hendak ke Sekolah: Ditangkap Serdadu Zionis
2 Bayi Suriah Meninggal Dunia di Kamp Pengungsi, Perbatasan Yordania »