Kuwait Bangun ‘Rumah’ Terbesar untuk Anak Yatim Suriah di Perbatasan Turki

15 March 2019, 21:42.
Foto: hadiabdullah.net

Foto: hadiabdullah.net

IDLIB, Jum’at (hadiabdullah.net): Setelah dua tahun mempersiapkan proyek, Yayasan Ataa untuk bantuan kemanusiaan membuka “Rumah Yatim Rahmah” pada 24 Februari di desa Qah, pinggiran Idlib, yang berbatasan dengan Turki. Anak-anak yatim Suriah bisa tinggal di rumah itu dan menerima berbagai perawatan, serta layanan gratis yang merupakan bantuan dari Yayasan Rahmah Internasional dan Yayasan Al-Islah Al-Ijtima’i di Kuwait.

Rumah Yatim Rahmah memberikan layanan kepada 400 anak yatim di bawah usia enam tahun. Fokus utama dari rumah yatim ini adalah memberikan dukungan kepada anak-anak yatim piatu melalui program khusus dan telah dikaji, khususnya bagi mereka yang hidup dalam perang dan kehilangan salah satu dari orang tua mereka, serta diusir oleh rezim Assad dari daerah mereka. Rumah ini juga memfasilitasi anak-anak yatim piatu dengan pendidikan, seperti mengajarkan membaca, menulis, menghafal Al-Qur’an, matematika dan bahasa Inggris.

Selain itu, rumah yatim ini juga akan membantu para janda dengan memberi mereka proyek-proyek pemberdayaan, seperti menjahit, pelatihan pertolongan pertama, pengajaran Al-Qur’an, seni dan latihan lainnya. Tujuannya, untuk membantu mereka mandiri dan mengembangkan potensi mereka untuk bekerja, serta membantu anak-anak mereka.

Kompleks rumah yatim ini dilengkapi dengan semua fasilitas, termasuk listrik, air, dan energi alternatif. Dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi, ini merupakan rumah yatim terluas pertama di utara Suriah.

Bangunan rumah yatim ini terdiri dari enam bagian. Setiap bagian didedikasikan untuk kegiatan khusus, ruang kelas, aula kegiatan, area dapur dan ruang makan seluas 100 meter persegi, yang menyediakan makanan untuk anak-anak yatim.

Perlu dicatat bahwa gagasan proyek ini telah dimulai sejak awal 2017, setelah operasi pengusiran penduduk Aleppo, di mana tercatat adanya sejumlah besar anak yatim yang mengungsi. Akan tetapi, proyek baru dimulai pada Oktober 2017.

Setelah menyelesaikan tahap pengkajian, perencanaan konstruksi, asuransi tanah dan perjanjian dengan perusahaan pelaksana, rumah yatim ini dibuka secara resmi pada 24 Februari 2019.* (hadiabdullah.net | Sahabat Al-Aqsha)

Foto: hadiabdullah.net

Foto: hadiabdullah.net

hadiabdullah.net

hadiabdullah.net

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« INFOGRAFIS – Begini Nasib Anak-anak di Suriah
Warga Palestina Gugur, Terluka dalam Serangan Teror di Masjid, Selandia Baru »