Konvoi “Nadi Kehidupan 2” Dipimpin Anggota Parlemen Britania Tiba Di Gaza

17 July 2009, 08:30.

George Galloway PIC

George Galloway PIC

Rafah– Konvoi Nadi Kehidupan 2 (the lifeline-2) yang dipimpin oleh anggota parlemen Britania, George Galloway, akhirnya diperbolehkan memasuki Jalur Gaza melalui perlintasan perbatasan Rafah, pada larut malam Kamis.

Konvoi yang diikuti oleh 200 orang aktivis multinasional itu diperbolehkan masuk setelah serangkaian negosiasi dengan otoritas Mesir.

Sumber-sumber resmi di Gaza mengatakan bahwa Galloway bertemu dengan wali kota Sinai Utara, Muhammad Syusya, dan akhirnya setuju meberikan jalan bagi konvoi itu.

Otoritas Mesir itu memperbolehkan peserta konvoi melintas ke Gaza, di tengah-tengah laporan tentang kesepakatan bahwa truk-truk bermuatan bantuan kemanusiaan menyusul belakangan.

Berbicara dalan konferensi pers hari Rabu di perlintasan Rafah, Galloway mengatakan bahwa Hugo Chavez, presiden Venuzuela, akan memimpin konvoi berikutnya, Nadi Kehidupan 3 (the lifeline-3), ke Gaza.

Kami di sini untuk menunjukkan solidaritas kami kepada rakyat Palestina, dan kami akan terus menyiapkan kovoi-konvoi solidaritas dan mengirimkannya dari Cina, AS dan Perancis, hingga blokade jahat ini diakhiri,” ungkap anggota parlemen Britania itu.

Galloway juga meminta Presiden AS Barack Obama untuk menghentikan sikap berpihaknya kepada Israel dan memberikan perhatian kepada penderitaan rakyat Gaza yang dimelaratkan itu.

Dalam sebuah pernyataan kepada the Palestinian Information Center (PIC), Hamdi Sya’at, ketua panitia pemerintah Palestina bagi penyambutan para delegasi, mengatakan bahwa otoritas Mesir mengatakan kepada konvoi Nadi Kehidupan bahwa mereka tidak akan memperbolehkan bantuan kemanusiaan melalui Rafah dan mendesak untuk masuk melalui perlintasan Karam Abu Salim, yang di bawah kontrol Israel.

Sya’at juga menjelaskan bahwa peserta konvoi diperbolehkan untuk memasuki Gaza setelah menunggu 24 jam. PIC/ ez

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Haniyya: Kami Tidak Akan Mengakui Atau Memberi Konsesi Kepada Penjajahan
Anggota Parlemen Israel Minta Jatah Air Tawanan Palestina Dikurangi »