Pemuda Palestina Tewas Ditembak di Al-Khalil; Tolak Klaim Serdadu, Keluarga Desak Penyelidikan yang Adil

14 May 2020, 22:43.
Foto: IMEMC

Foto: IMEMC

PALESTINA (IMEMC | Palinfo) – Kamis (14/5/2020) sore, serdadu zionis ‘Israel’ membunuh seorang pria muda Palestina di dekat permukiman ilegal Negohot, barat daya Al-Khalil, sisi selatan Tepi Barat yang diduduki.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan telah diberi tahu oleh Kantor Koordinasi Distrik Sipil bahwa pemuda itu telah diidentifikasi sebagai Bahaeddin Mohammad Abdullah al-’Awawda, 18 tahun, yang berasal dari kota Deir Samit, sebelah barat Al-Khalil.

Warga Palestina itu dipindahkan oleh ambulans ‘Israel’ ke rumah sakit Soroka di Beersheba (Be’er as-Sabe’), tetapi dinyatakan meninggal karena luka-lukanya yang parah.

Serdadu ‘Israel’ secara sepihak mengklaim bahwa pemuda itu sengaja menabrak serdadu dengan mobilnya, sebelum mereka menembaknya.

Insiden itu terjadi di dekat kota Beit Awwa, barat daya Al-Khalil.

Para serdadu Zionis lantas menutup pintu masuk utama kota; guna mencegah warga Palestina memasuki atau meninggalkan kota itu.

Keluarga al-’Awawda menuntut pembentukan komite penyelidikan yang adil untuk menyelidiki kejadian ini.

Pamannya, Atef al-’Awawda, mengatakan bahwa keluarga menuntut untuk mengetahui detail peristiwa; terlepas dari apakah ini adalah “serangan penabrakan” seperti yang diklaim sepihak serdadu, atau hanya kecelakaan lalu lintas.

Dan yang paling penting, apakah ada kebutuhan nyata menggunakan tembakan yang berujung kematian.

Atef menambahkan bahwa serdadu Zionis menginterogasi ayah pria yang terbunuh itu segera setelah insiden. Ayahnya masih berada di pangkalan serdadu. (IMEMC | Palinfo)

Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« VIDEO – Kebakaran Besar Melanda Blok-H Kamp Muhajirin Rohingnya, 300 Gubuk Ludes
Lima Warga Rohingya Tertembak, Rumah Sakit Apauk Wa Tolak Beri Pelayanan Medis »