VIDEO – Pemukim Ilegal Divonis Bersalah Bunuh Keluarga Dawabsheh, Kakek Korban: “Itu Tak Akan Mengembalikan Putri dan Cucuku”

19 May 2020, 03:18.

PALESTINA (Middle East Monitor) – Seorang pemukim ilegal Yahudi, Senin (18/5/2020) pagi, dinyatakan bersalah atas serangan pembakaran fatal yang menewaskan pasangan Palestina dan seorang bayi mereka.

Serangan pembakaran itu terjadi pada Juli 2015.

Pemukim ilegal ‘Israel’, Amiram Ben-Uliel, membakar rumah keluarga Dawabsheh di Desa Duma, Tepi Barat yang diduduki.

Ali Dawabsheh yang berusia delapan belas bulan dibakar hidup-hidup dalam serangan itu; sementara orangtuanya meninggal karena luka-luka mereka.

Kakak Ali, Ahmed, yang saat itu berusia empat tahun, selamat, dengan 80 persen luka bakar.

Dalam penyelidikan, ditemukan bukti bahwa bom molotov yang dilemparkan ke kamar tidur telah menyalakan api.

Menanggapi putusan itu, Hussein Dawabsheh, kakek Ahmed, mengatakan; “saya merasa bahwa persidangan itu untuk orang lain, bukan untuk saya. Putriku, suaminya, dan cucu saya tidak akan kembali. Tetapi saya tidak ingin anak lain ada di posisi Ahmed. Kami mengalami trauma yang hebat, dan saya tidak akan melupakannya dalam 100 tahun. Saya tidak ingin ini terjadi pada keluarga lain”. (Middle East Monitor)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serdadu Zionis Sekap Sejumlah Warga di Baitul Maqdis
Sejumlah Buldoser ‘Israel’ Gilas Lahan Pertanian Warga Palestina di Nablus »