Pria Suriah Meninggal Akibat Serangan Jantung Ketika Melihat Foto-foto Anaknya yang Disiksa hingga Tewas

28 June 2020, 11:00.
Tampak luar penjara di Suriah, 4 Maret 2018 (Hi?am El Homsi/Anadolu Agency)

Tampak luar penjara di Suriah, 4 Maret 2018 (Hisam El Homsi/Anadolu Agency)

SURIAH (Middle East Monitor) – Seorang pria di Suriah meninggal dunia akibat serangan jantung, ketika melihat foto-foto anaknya yang disiksa dan dibunuh rezim Assad di dalam penjara.

Berdasarkan laporan yang diterbitkan Smart News, Nader Abboud meninggal seketika akibat serangan jantung, ketika menyaksikan – secara daring – foto-foto para tawanan yang disiksa sampai mati di penjara-penjara serdadu keamanan rezim.

Aktivis media di Idlib, Mustafa Hasem mengatakan kepada Smart News bahwa putra Abboud, Yousef, telah ditahan selama tujuh tahun oleh rezim Assad.

Yousef ditangkap di lingkungan Firdous di Kota Aleppo karena keikutsertaannya dalam unjuk rasa.

Pada Agustus 2013, fotografer serdadu Suriah – dengan nama kode Caesar – membeberkan kepada khalayak luas 53.275 foto guna membuka mata dunia, dan memberi kesempatan kepada keluarga korban untuk mengenali orang-orang tercinta mereka yang menjadi korban penyiksaan.

Pada tahun 2015, Human Rights Watch (HRW) menerima foto-foto lengkap dari Syrian National Movement, kelompok politik penentang rezim, yang mendapat foto-foto dari Caesar.

HRW menyatakan bahwa foto-foto tersebut merupakan bukti nyata kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan rezim Assad.

Pekan lalu, Amerika Serikat memberi sanksi terhadap rezim Assad, setelah pengesahan The Caesar Syria Civilian Protection Act atau lebih dikenal sebagai Caesar Act. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pemukim Ilegal Yahudi Bakar Pohon-pohon di Kebun Warga Palestina di Nablus
PBB: “Krisis Kelaparan di Suriah Memburuk, Ancaman Wabah Covid-19 Kian Meningkat” »