Qatar Tolak Normalisasi Hubungan dengan Zionis ‘Israel’

16 September 2020, 21:15.
Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

QATAR (Middle East Monitor | Palinfo) – Qatar menyatakan menolak sepenuhnya normalisasi hubungan dengan zionis ‘Israel’.

Qatar menekankan bahwa proses tersebut bukanlah inti perjuangan Palestina.

Berbicara kepada Bloomberg, Senin (14/9/2020), juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Lolwah Rashid Al-Khater, mengatakan; “Kami tidak berpikir bahwa normalisasi adalah inti dari konflik ini, dan karenanya tidak bisa menjadi jawaban.”

Al-Khater menambahkan, inti dari konflik ini adalah tentang kondisi drastis yang dialami warga Palestina; sebagai orang tanpa negara, dan hidup di bawah pendudukan zionis.

Qatar memandang solusinya terletak pada penerapan Resolusi Dewan Keamanan PBB, memberikan hak sepenuhnya kepada rakyat Palestina, dan menemukan solusi yang adil untuk tujuan mereka.

Al-Khater juga menjelaskan kemajuan menuju solusi untuk krisis dengan Arab Saudi, Bahrain, dan UEA, yang memberlakukan blokade terhadap Qatar pada Juni 2017.

Pada 5 Juni 2017, Arab Saudi, UEA, Mesir, dan Bahrain memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Langkah ini diikuti dengan blokade darat, udara, dan laut.

Pemutusan hubungan diplomatik didasari tudingan Qatar membiayai terorisme dan memiliki kedekatan khusus dengan Iran, saingan Arab Saudi dan kawan-kawan di kawasan. (Middle East Monitor | Palinfo)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pejuang Palestina Temukan Bom Artileri Dalam Jumlah Besar
Hamas: “Penguasa UEA dan Bahrain Khianati Palestina dan Baitul Maqdis” »