Hamas: “Penguasa UEA dan Bahrain Khianati Palestina dan Baitul Maqdis”

17 September 2020, 09:36.
Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

PALESTINA (Palinfo) – Gerakan Hamas mengatakan bahwa penguasa UEA dan Bahrain telah mengkhianati Palestina dan Baitul Maqdis, ketika mereka memutuskan untuk menormalisasi hubungan dengan penjajah zionis ‘Israel’.

“Penandatanganan perjanjian normalisasi oleh UEA dan Bahrain dengan pendudukan memposisikan mereka sejalan dengan musuh, bekerja sama dengan penjajah menghadapi rakyat Palestina, dan merampas hak-hak Palestina,” kata pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri.

Abu Zuhri menegaskan bahwa kesepakatan semacam itu tidak akan membawa perdamaian. Orang-orang Arab akan terus melihat penjajah ‘Israel’ sebagai musuh sejati.

Dalam konteks yang sama, Wakil Kepala Biro Politik Hamas, Saleh al-Aruri, menggambarkan perjanjian normalisasi sebagai kemalangan dan hari yang menyedihkan bagi negara-negara Arab dan Islam, serta rakyat UEA dan Bahrain.

Aruri mengatakan bahwa normalisasi hubungan dengan ‘Israel’ adalah perilaku yang tidak mewakili hati nurani masyarakat Arab.

“Sangat disayangkan ada rezim yang rela menyerahkan situs suci dan prinsip-prinsip bangsa Palestina demi urusan pribadi yang sepele”, kata Aruri.

“Mereka yang berlari ke pelukan ‘Israel’ akan menemukan diri mereka terisolasi, karena gembong zionis dan Trump akan terus mengeksploitasi mereka, sampai kepentingan pribadi mereka terpenuhi,” ujarnya. (Palinfo)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Qatar Tolak Normalisasi Hubungan dengan Zionis ‘Israel’
Serdadu Kembali Gempur Gaza, Rakyat Palestina Sigap Tangkal Agresi Zionis »