Erdogan: Kami Bangga Membela Palestina di Semua Ajang Internasional

2 October 2020, 17:57.
Foto: Arsip Palinfo

Foto: Arsip Palinfo

TURKI (Palinfo) – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyatakan kebanggaannya atas pembelaan kuat Turki atas Palestina di semua pertemuan dan ajang internasional.

Erdogan menyampaikan hal tersebut saat pembukaan sesi legislatif baru parlemen Turki, Kamis (1/10/2020).

“Kami memandang (pembelaan) itu sebagai kehormatan, atas nama negara dan bangsa kami untuk mengekspresikan hak-hak rakyat Palestina yang tertindas di setiap platform. Kami telah hidup bersama mereka selama berabad-abad,” kata Erdogan.

“Di Baitul Maqdis, yang terpaksa kami tinggalkan dengan air mata selama Perang Dunia Pertama, masih mungkin untuk menemukan jejak perlawanan Utsmaniyyah. Jadi Baitul Maqdis adalah kota kami,” ujarnya.

Khilafah Utsmaniyyah menguasai Baitul Maqdis dari sekira 1516 hingga 1917.

Negara Turki modern telah lama menekankan hubungannya yang langgeng dengan Baitul Maqdis dan selalu mengutuk upaya zionis ‘Israel’ untuk melakukan Yahudisasi.

Turki pun mengecam keras pernyataan AS pada Desember 2017 yang mengklaim Baitul Maqdis sebagai ibu kota ‘Israel’.

Penjajah ‘Israel’ mulai mengklaim Baitul Maqdis sebagai ibukota ketika didirikan sebagai entitas penjajah di Palestina.

Banyak orang Yahudi yang telah dicuci otaknya, terutama mereka yang datang dari Eropa Barat – mengklaim bahwa orang Yahudi memiliki sejarah berabad-abad di Baitul Maqdis, yang diklaim didukung oleh penemuan arkeologi.

Namun, fakta sejarah menegaskan bahwa orang Yahudi yang tinggal di Baitul Maqdis pada zaman kuno justru berasal dari Palestina dan Arab.

Penemuan arkeologi pun membuktikan bahwa semua barang yang ditemukan merupakan milik Palestina, terutama dari peradaban Islam. (Palinfo)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serbu Daerah Sebastia, Serdadu Zionis Tembak Kepala Pemuda Palestina
Kondisi Tawanan Palestina Maher Al-Akhras Kian Mengkhawatirkan, Istri Desak Intervensi Serius »