Tiga LSM Layangkan Gugatan di Jerman, Tuntut Rezim Assad Diadili Atas Penggunaan Senjata Kimia

8 October 2020, 18:46.
Seorang bocah Suriah memegang masker oksigen di wajah seorang bayi di sebuah rumah sakit darurat, pascaserangan gas yang dilaporkan di daerah Douma, wilayah Ghouta timur, di Damaskus pada 22 Januari 2018. [HASAN MOHAMED / AFP via Getty Images]

Seorang bocah Suriah memegang masker oksigen di wajah seorang bayi di sebuah rumah sakit darurat, pascaserangan gas yang dilaporkan di daerah Douma, wilayah Ghouta timur, di Damaskus pada 22 Januari 2018. [HASAN MOHAMED / AFP via Getty Images]

JERMAN (Middle East Monitor) – Tiga LSM mengajukan pengaduan pidana ke Pengadilan Jerman atas serangan gas sarin di Suriah.

Langkah ini merupakan tonggak hukum dalam perjalanan panjang menuntut pertanggungjawaban rezim Bashar Al-Assad atas penggunaan senjata kimia.

The Justice Initiative, The Syrian Centre for Media and Freedom of Expression, dan The Syrian Archive menyerahkan berkas bukti kepada jaksa penuntut umum federal Jerman di Karlsruhe atas nama para korban pada hari Senin (5/10/2020).

Investigasi bersama selama dua tahun berfokus pada dua serangan senjata kimia terburuk dalam perang selama satu dekade.

Yakni penggunaan gas sarin di Ghouta (pinggiran Damaskus) pada 2013, yang menewaskan lebih dari 1.500 orang, juga di Desa Khan Sheikhun pada tahun 2017, yang menewaskan sekira 100 orang.

Pada bulan April lalu, muhajirin Suriah berhadapan langsung dengan para penyiksa mereka di ruang sidang; sebagai kasus hukum penting untuk menyeret para pejabat yang bertanggung jawab atas kejahatan terhadap kemanusiaan selama konflik berkepanjangan.

Pada Agustus 2013, seorang fotografer untuk serdadu militer pemerintah Suriah dengan kode nama Caesar menyelundupkan 53.275 foto keluar dari Suriah; sehingga dunia dapat melihat dan keluarga korban dapat mengidentifikasi orang-orang yang mereka cintai.

Pada 2015, Human Rights Watch (HRW) menerima gambar lengkap dari Gerakan Nasional Suriah, sebuah kelompok politik anti-rezim Suriah yang memperolehnya dari Caesar.

HRW mengumumkan bahwa foto-foto tersebut adalah bukti nyata kejahatan rezim Suriah terhadap kemanusiaan. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Beraksi Selasa Malam dan Rabu Dini Hari, Serdadu Tangkap Sejumlah Warga Palestina
Abdel Fattah El-Sisi Setujui Eksekusi Mati 15 Tahanan Politik Mesir »