Sisa Amunisi Meledak, Dua Anak Suriah Tewas

19 October 2020, 18:55.

Sumber: SN4HR

SURIAH (SN4HR) – Dua anak Suriah, Muhammad Muhsen al Najm (11 tahun) dan Fahd Eisa al Badran (16 tahun), tewas pada 17 Oktober 2020.

Mereka menjadi korban ledakan sisa amunisi, yang belum diketahui jenis dan sumbernya.

Ledakan terjadi di lingkungan al Kurda, di Kota al Baghouz, pinggiran timur Provinsi Deir Ez-Zour.

Syrian Network for Human Rights (SNHR) menyebut amunisi semacam itu akan terus menjadi ancaman nyata bagi manusia.

SNHR telah mengeluarkan sejumlah laporan tentang amunisi tandan dan sisa-sisa senjata lainnya.

Mereka mendesak penyediaan peralatan khusus untuk membantu warga sipil dalam membuang sisa-sisa bahan peledak ini.

SNHR juga menyoroti penggunaan ranjau anti-personel rezim Suriah; yang dikhawatirkan terus menjadi ancaman besar bagi penduduk, terutama anak-anak, selama bertahun-tahun yang akan datang.

SNHR telah mencatat ratusan korban terluka akibat ledakan sisa-sisa amunisi tandan.

“Komunitas internasional harus turun tangan untuk melindungi warga sipil di Suriah dari operasi pembunuhan yang terus berlangsung ini,” kata SNHR. (SN4HR)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Bersaksi di Jerman, Petugas Kuburan Massal Rezim Suriah Ungkap Kondisi Mengerikan Jasad Korban Penyiksaan
Penjajah Segera Ubah 36 Cagar Alam di Tepi Barat Jadi Permukiman Ilegal »