Pemerintah Mesir Larang Para Anggota Parlemennya Masuk Pintu Perbatasan Rafah
7 June 2010, 23:29.
Sahabatalaqsha.com-Gaza-Dr. Muhammad Al Baltaji, seorang anggota Parlemen Mesir dari fraksi Al Ikhwan Al Muslimun, menegaskan bahwa aparat keamanan Mesir yang bertugas di pintu perbatasan Rafah melarang konvoi anggota Parlemen Mesir yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza, untuk memasuki pintu perbatasan Rafah.
Dalam kontaknya melalui telepon dengan radio Alaqsa Voice hari ini, Senin 7 Juni, Al Baltaji menyeru seluruh lembaga dan para pemimpin Arab, untuk berupaya membantu mereka agar dapat masuk ke Gaza. Al Baltaji juga menjelaskan bahwa para anggota Parlemen Mesir tersebut hanya membawa bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina yang sangat memerlukannya di Jalur Gaza.
Al Baltaji mengatakan bahwa rombongannya berangkat tepat pada pukul 9 pagi, membawa bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza yang menderita akibat diblokade. Jelasnya, rombongannya terdiri dari 9 orang anggota parlemen dari berbagai fraksi.
Dipaparkannya juga bahwa aparat keamanan Mesir sekarang ini telah melarang media massa untuk memberitakan perihal keberangkatan rombongan anggota parlemen tersebut. Ditambahkannya pula bahwa sebelum ini, aparat militer Mesir itu telah melakukan pencegatan 2 kali terhadap mereka. Yang pertama kali aparat mencegat mereka di Terusan Suez, dan yang kedua di Sinai. Al Baltaji kembali menyerukan semua pihak untuk berupaya memudahkan mereka masuk Gaza melalui pintu Rafah secepat mungkin.
Ternyata sesumbar Husni Mubarak untuk membuka pintu Rafah yang ia katakan tak lama setelah peristiwa pembantaian tentara Zionis terhadap Kafilah Kapal Kebebasan, yang katanya demi kemanusiaan, hanyalah lipsservice saja. av/ral.
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.

