Organisasi Ekstrim Yahudi Halangi Pengumpulan Bantuan Bagi Palestina

22 June 2009, 18:30.

Sebuah organisasi ekstrim Yahudi AS, dalam pidatonya, memperingatkan dengan tegas kepada Kementerian Kehakiman AS, bahwa jika sebuah organisasi AS memberi bantuan kepada Palestina, berarti telah memperkaya gerakan Hamas.

Sebagaimana diketahui, AS dan negara-negara Barat telah mem-black list-kan Hamas. Mereka menilai Hamas di sebagai gerakan teroris. Di sisi lain rakyat Palestina justru menilai Hamas adalah pembela dan pelindung mereka. Tidak seperti Fatah, yang terbungkuk-bungkuk di depan kezaliman Israel, AS dan negara-negara Barat, meski harus mengorbankan tanah air dan nyawa rakyat Palestina sendiri.

Hamas terbukti menjadi partai pemenang pemilihan umum terakhir di Palestina. Pemilihan umum itu sendiri, menurut para pengamat dalam dan luar negeri Palestina berlangsung dengan sangat demokratis. Masalahnya adalah AS dan Barat tidak bisa menerima pilihan rakyat Palestina itu. Meskipun pemilihan umum itu sendiri, diselenggarakan atas dorongan dan dukungan mereka. Pemilihan umum itu diharapkan AS dan negara-negara Barat dapat menghantarkan Fatah di bawah Mahmoud Abbas ke puncak kekuasaan.

Berkaitan dengan itulah, AIPAC (The American-Israel Public Affairs Committee), organisasi Lobi Zionis terbesar di AS, dalam pernyataannya yang disebarkan oleh perwakilan America in Arabic, Sabtu 20 Juni, memperingatkan Kementerian Kehakiman AS bahwa jika ekspedisi sejumlah warga AS yang bertajuk “Menghidupkan Palestina,” yang mengumpulkan bantuan untuk Palestina itu dilaksanakan, berarti ekspedisi tersebut menopang gerakan Hamas secara materi.

Dalam penjelasannya, asosiasi itu (AIPAC), mengungkapkan keresahan dan kekhawatirannya terhadap kegiatan-kegiatan pengumpulan bantuan untuk Palestina, dan terhadap ketua ekspedisi “Menghidupkan Palestina,” George Galloway, seorang anggota Parlemen Inggris.

Sebagaimana telah diberitakan, bahwa Galloway dan para penggerak ekspedisi tersebut mengumumkan bahwa mereka bertekad akan menyerahkan bantuan yang telah terkumpul dari organisasi serupa di AS, kepada badan-badan non pemerintah di Jalur Gaza, agar tidak berhubungan langsung dengan gerakan Hamas.

AIPAC mengatakan kepada Menteri Kehakiman AS, Eric Hold, “kami yakin bahwa Kementerian Kehakiman harus benar-benar memastikan keputusannya mengenai pengumpulan bantuan untuk Palestina yang dilakukan oleh anggota Parlemen Inggris, Galloway, dan ekspedisi “Menghidupkan Palestina” di AS, ada tidaknya maksud-maksud di balik ekspedisi itu, niat untuk memberi bantuan materi kepada Hamas.”

Dan sekarang ini, ketua ekspedisi, Galloway, tengah bersafari ke beberapa wilayah di AS untuk berpidato, termasuk mengunjungi negara bagian California, Ilinois, New Jersey, New York dan Texas, setelah mengunjungi juga ibukota AS, Washington, untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat AS agar memberikan perhatian kepada masyarakat Palestina dan permasalahannya, terutama tentang penderitaan mereka selama blokade atas Jalur Gaza yang sudah berlangsung sejak Juni 2006. RAL/ EZ/ PIC dan berbagai sumber.

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Yang Penting Caplok Terus Tanah Palestina, Bangun dan Perluas Pemukiman Yahudi
Israel Siapkan Jutaan Dolar Lagi Untuk Perluasan Pemukiman Yahudi »