Tinggalkan Kamp, Lebih dari 110 Warga Rohingya Dijatuhi Hukuman Penjara oleh Rezim Myanmar

12 January 2023, 23:13.
Foto: Bireuen Fisherman Group/EPA

Foto: Bireuen Fisherman Group/EPA

MYANMAR (The Guardian) – Lebih dari 110 warga Rohingya telah dijatuhi hukuman penjara oleh pengadilan Myanmar karena berusaha melarikan diri dari kamp pengungsian internal tanpa dokumen yang disetujui aparat.

Ratusan warga Rohingya tersebut, termasuk 12 anak, ditangkap bulan lalu di pesisir wilayah Ayeyarwady, saat mereka menunggu dua perahu motor yang mereka harapkan akan membawa mereka ke sebuah perahu menuju Malaysia.

Hukuman untuk kelompok tersebut berkisar dari dua hingga lima tahun, tergantung pada apakah mereka meninggalkan kamp pengungsian di Bangladesh atau di Rakhine. Sementara belasan anak-anak itu dikirim ke “sekolah pelatihan”.

“Tuduhan terhadap mereka karena bepergian tanpa dokumen berakar dari penolakan junta militer sendiri untuk mengakui etnis Rohingya sebagai warga negara,” jelas Daniel Sullivan dari Refugees International.

Kelompok minoritas tersebut tidak lagi diakui secara hukum di bawah UU Kewarganegaraan Myanmar tahun 1982. Hal ini membuat akses mereka ke layanan dasar dan kebebasan bergerak menjadi sangat terbatas.

“Pemenjaraan terkini terhadap warga Rohingya oleh junta Myanmar adalah pengingat bagi dunia bahwa arsitek genosida Rohingya masih berkuasa di Myanmar,” tegas Sullivan.

Laporan media lokal menunjukkan bahwa sejak Desember 2021, sekira 1.800 warga Rohingya, termasuk anak-anak, telah ditangkap saat mereka berusaha melarikan diri dari kamp pengungsian.

Jumlah Muhajirin Rohingya yang nekat mempertaruhkan nyawa untuk melarikan diri melalui jalur laut tak pernah surut; meskipun jumlah kematian yang diakibatkan perjalanan maut tersebut terus meningkat.

Terakhir, 3 perahu secara terpisah membawa ratusan Muhajirin Rohingya, termasuk anak-anak, mendarat sampai ke Aceh setelah terkatung-katung selama kurang lebih sebulan di lautan. (The Guardian)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Ayah Dua Pejuang Palestina Diduga Kuat Diracun Penjajah Zionis
Sejak November, Tujuh Anak Muhajirin Yaman Meninggal Akibat Gelombang Dingin di Pengungsian Ma’rib »