‘Putraku Syahid, Semua Saudaranya Ditawan’

10 October 2010, 12:45.

JAKARTA, Ahad (Sahabatalaqsha.com): Ayahanda Asy-Syahid Ma’mun An-Natsha, seorang komandan lapangan Brigade Izzuddin Al-Qassam, dan satu dari dua pejuang Palestina yang menemui syahid pada serangan militer Zionis baru-baru ini di Al-Khalil, menunjukkan kegembiraan atas kesyahidan putranya.

Ayah Ma’mun An-Natsha menyeru para pemuda Palestina melakukan long march untuk menunjukkan perlawanan terhadap kebrutalan penjajah Zionis yang baru saja memakan korban nyawa putranya. Al-Aqsa Voice melaporkan kemarin, Sabtu 10 Oktober.

Ia juga mengungkapkan adanya upaya pasukan Fatah yang bekerja sama dengan penjajah untuk menangkapnya, lima  orang anaknya yang lain serta sepupu-sepupunya, hanya selang beberapa jam saja setelah peristiwa perlawanan pejuang Palestina di Al-Khalil, yang telah menewaskan empat orang Yahudi Zionis belum lama ini.

Ia mengatakan,  “Saya tidak tahu siapa yang terlibat dalam aksi perlawanan Al-Khalil, tiba-tiba aparat Fatah menyerbu masuk rumah kami dengan sangat kasar, mendobrak pintu hingga hancur dan menangkap dan menawan saya selama 54 jam serta menginterogasi saya sampai puluhan kali. Anak-anak saya pun mereka tangkap dan sampai sekarang masih ditahan.” Ia juga mengatakan bahwa salah satu anaknya bahkan ditawan oleh aparat penjajah Zionis.

Ia menyatakan penyesalannya yang mendalam terhadap perlakuan aparat Fatah yang menangkap anak-anaknya serta upaya mereka menghabisi perlawanan rakyat. Ia menuntut agar anak-anaknya tersebut segera dibebaskan. Ia mengatakan, “Apa yang dilakukan otoritas Fatah di Ramallah, sungguh-sungguh merupakan tindakan biadab!”

Berbagai kelompok rakyat Palestina beserta lembaga-lembaga internasional di sana dan para anggota Parlemen Palestina menuntut segera dibebaskannya seluruh tawanan di penjara-penjara Fatah. Mereka mengajak seluruh masyarakat untuk menunjukkan rasa solidaritas bagi para pejuang perlawanan serta memberikan perlindungan kepada mereka dari kebiadaban penjajah Zionis. (RAL/ Sahabat Al-Aqsha)

Syahid: Jenazah mujahid Palestina, Nasyat Al-Karami yang gugur bersama Ma'mun An-Natsha di Al-Khalil (Hebron) Kamis lalu. Foto: Al-Aqsha Voice

Syahid: Jenazah mujahid Palestina, Nasyat Al-Karami yang gugur bersama Ma'mun An-Natsha di Al-Khalih (Hebron) Kamis lalu. Foto: Al-Aqsha Voice

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Ditemukan: Muazzin Mavi Marmara
Israel Akan Paksakan ‘Kesetiaan’ kepada ‘Negara Yahudi’ »