Shada Abu Jarad: Anak Gaza Kesembilan yang Meninggal pada Musim Dingin Periode Ini

21 January 2026, 22:40.

Foto: PIC

GAZA (PIC) – Seorang bayi Palestina berusia tujuh bulan meninggal dunia di Gaza, Selasa (20/1/2026), akibat cuaca dingin ekstrem.

Bayi itu menjadi anak kesembilan yang meninggal dunia karena kondisi musim dingin yang keras di wilayah pesisir tersebut pada musim atau periode ini.

Bayi tersebut, Shada Abu Jarad, dari lingkungan al-Daraj di Kota Gaza, mengalami serangan jantung setelah terpapar suhu rendah dalam waktu lama, kata sumber medis.

Kematiannya menggambarkan kondisi kehidupan sangat berat yang dihadapi keluarga muhajirin di Gaza.

Puluhan ribu orang berlindung di tenda, bangunan yang rusak, atau fasilitas yang penuh sesak tanpa pemanas, selimut, dan pakaian musim dingin yang memadai. 

Kurangnya tempat berlindung yang layak – ditambah dengan akses terbatas ke layanan kesehatan, air bersih, dan makanan bergizi – membuat penduduk Gaza berada dalam kondisi yang sangat rentan, khususnya anak-anak dan lansia.  

Penduduk Gaza terpapar risiko yang mengancam jiwa. Meskipun gencatan senjata diberlakukan, akses kemanusiaan tetap sangat terbatas sehingga menunda pengiriman bantuan penting dan kebutuhan menghadapi musim dingin. (PIC)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Unit Rehabilitasi IDF Ungkap Fakta Jumlah Serdadu Terluka Selama Perang
Penjajah Zionis Bunuh 483 Warga Palestina pada Masa Gencatan Senjata »