Hamas Mengecam Keras Pembukaan Permukiman Ilegal Baru di Timur Bayt Lahm

21 January 2026, 22:44.

Pemandangan di Kota Bayt Lahm, Tepi Barat terjajah. Foto: Thomas Coex/AFP via Getty Images

GAZA (Middle East Monitor) – Senin (19/1/2026), Hamas mengecam keras pembukaan permukiman ilegal baru penjajah di sebelah timur Bayt Lahm.

Hamas menegaskan bahwa langkah tersebut sebagai eskalasi berbahaya dalam kejahatan permukiman ilegal penjajah di Tepi Barat yang diduduki.

Tokoh Hamas, Mahmoud Mardawi, mengatakan bahwa pendirian permukiman ilegal tersebut – yang dipimpin oleh “Menteri Keuangan” negara palsu ‘Israel’ Bezalel Smotrich – mencerminkan upaya berkelanjutan penjajah untuk memaksakan ambisi rakusnya dengan kekerasan; serta mengabaikan peringatan, hukum, dan resolusi internasional.

Mardawi menyatakan bahwa pembangunan permukiman ilegal baru di tanah Palestina adalah bagian dari rencana sistematis yang bertujuan mengepung provinsi-provinsi Tepi Barat serta memperkuat proyek aneksasi dan pengusiran paksa terhadap rakyat Palestina.

Ia menekankan bahwa perluasan permukiman ilegal tidak akan mengubah identitas Palestina di tanah tersebut atau memberikan legitimasi kepada penjajah zionis.

Sebaliknya, langkah-langkah tersebut akan memicu kemarahan rakyat dan memperkuat keterikatan Palestina pada tanah dan hak-hak nasional mereka. 

Tokoh Hamas tersebut menyerukan kepada warga Palestina untuk bergerak dan bersatu menghadapi perluasan permukiman ilegal. Juga memperkuat ketahanan di daerah-daerah yang menjadi sasaran kejahatan penjajah. 

Ia juga mendesak organisasi internasional dan HAM untuk memikul tanggung jawab mereka dengan meminta pertanggungjawaban para gembong zionis atas kejahatan yang terus berlangsung. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Bunuh 483 Warga Palestina pada Masa Gencatan Senjata