Drone Perang Zionis Bunuh Dua Anak Gaza yang Sedang Mengumpulkan Kayu Bakar
26 January 2026, 21:11.

Anak-anak Palestina menghangatkan diri di dekat api unggun di samping pahatan pasir karya seniman Yazed Abo Jarad di Deir el-Balah di Jalur Gaza Tengah. Foto: Arsip AFP
GAZA (Al Jazeera) – Dua anak Gaza tewas akibat serangan penjajah zionis ‘Israel’ di Gaza utara. Serangan ini jelas merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas di wilayah Palestina.
Sumber medis di Gaza, Sabtu (24/1/2026), mengatakan bahwa anak-anak yang berasal dari satu keluarga tewas ketika sebuah drone perang zionis menyerang warga sipil yang sedang mengumpulkan kayu bakar di dekat Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza Utara.
Kelangkaan bahan bakar yang parah telah memaksa banyak warga Palestina untuk mencari bahan bakar di mana pun bisa ditemukan. Yakni di tengah suhu rendah yang turun hingga 10 derajat Celcius (50 derajat Fahrenheit) pada malam hari akhir-akhir ini.
Warga Palestina yang tinggal di tenda-tenda darurat hanya memiliki sedikit perlindungan dari angin kencang dan hujan karena sebagian besar tempat tinggal terbuat dari material kanvas tipis dan lembaran plastik.
Penjajah zionis terus memblokir atau membatasi jumlah bantuan penting yang masuk ke wilayah Gaza, seperti tenda, rumah portabel, atau bahan untuk memperbaiki tenda.
Tindakan tersebut melanggar hukum internasional dan kesepakatan gencatan senjata yang disepakati dengan Hamas pada bulan Oktober 2025.
Penjajah zionis terus melanggar gencatan senjata, yang mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, ratusan kali hampir setiap hari.
Setidaknya 483 warga Palestina tewas dan 1.206 lainnya terluka akibat serangan ‘Israel’ sejak 11 Oktober 2025, menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza.
Serangan ‘Israel’ telah menewaskan 71.654 orang dan melukai 171.391 lainnya di Gaza sejak 7 Oktober 2023, kata kementerian tersebut.
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan jumlah kematian anak akibat cuaca dingin sejak awal musim dingin periode ini telah meningkat menjadi 10 orang. (Al Jazeera)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
